Laporan : Muhammad Nur OKT
Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM ) Tirta Manakarra Mamuju milik Pemda Kabupaten Mamuju raih penghargaan " BEST PERFOMANCE PDAM- AWARD WINNER 2017 " Mentri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia pada tanggal 28 Juli 2017 di Hotel Clarion Makassar.
Award tersebut diserahkan oleh Penyelenggara kepada Direktur PDAM Tirta Manakarra Mamuju YANG diwakili oleh Staf Khusus H.Abd. Rasid Kasim, SH dihadapan para tamu undangan dan penerima penghargaan lainnya sebanyak 25 Orang yang mewakili berbagai macam kategori sedang dari PDAM terdapat 2 PDAM penerima Award untuk Wilayah Sulawesi masing- masing PDAM Tirta Manakarra Mamuju dan PDAM Tirta Maddukelleng Wajo.
Direktur PDAM Tirta Manakarra Mamuju Muh. Nur, Se mengatakan " Penghargaan tersebut sebagai bentuk prestasi yang telah dicapai Oleh PDAM Tirta Manakarra atas kinerja dibidang Ekonomi Kreatif dalam Tata kelola pelayanan Air bersih kepada masyarakat pelanggan. Sebagai institusi Pelayanan tidak menutup kemungkinan ada beberapa Orang pelanggan yang belum terpuasi dengan pelayanan yang kami lakukan sebagai manusia biasa itu wajar, namun demikian manajemen akan terus berupaya tanpa henti meningaktkan pelayanan tersebut sebaik-baiknya " Sebut Muh. Nur, Se Senin 14/8/2017.
Sementara itu Staf Khusus Direktur H. Abd. Rasyid Kasim, SH mengatakan bahwa Award Winner 2017 sebagai penghargaan atas preatsi PDAM Tirta Manakarra Mamuju memang pantas untuk didapatkan sebab sejak tahun 2011 sampai dengan saat ini PDAM Tirta Manakarra Mamuju telah mampu mendapatkan penilaian kinerja meliputi aspek keuangan, aspek oprasional dan aspek Administrasi diatas 60 oleh BPPSPAM dengan Kategori Perusahaan SEHAT. Dalam segi kesejatraan Pegawai Tetap PDAM Tirta Manakarra jauh diatas upah minimun regional Sulawesi Barat dengan gaji antara 3 s/d 7 Juta Rupiah.
Direktur PDAM Tirta Manakarra Mamuju Muh. Nur, Se menyebutkan bangga atas pengharaan " Best Perfomance PDAM Award Winner 2017 yang diterimanya.
" Ini Wujud dari kerja keras seluruh komponen PDAM TM Mamuju dan Bimbingan dari Pemerintah Daerah Mamuju sebagai Pemilik untuk memberikan pelayanan sebaik-baiknya semaksimal mungkin kepada masyarakat " Katanya
" Kami akan berupaya mempertahankan penghargaan ini, dengan meningkatkan kinerja PDAM - TM lebih dari sebelumnya. Kami juga akan menata kantor-kantor IKK yang sedang kami buka di Kecamatan baik dari segi imfrastruktur maupun segi pelayanan " Sebut Muh Nur,Se mengakhiri obrolannya siang 14/8/2017.***
Senin, 14 Agustus 2017
Senin, 31 Juli 2017
DEWAN PENGAWAS PDAM TM MAMUJU MELAKUKAN KUNJUNGAN KERJA KE PAM TIRTA MANGKALUKU KOTA PALOPO
Laporan : Muhammad Nur , Se
Pada tanggal 27 sampai dengan 29 Juli 2017 Dewan Pengawas PDAM Tirta Manakarra Mamuju yang terdiri dari Ketua Drs.H.Sahmin Lihawa, MM, Sekertaris Muhammad Nur, Se dan Anggota M Adhan Kasim melakukan Studi Banding ke Perusahaan Daerah Air Minum ( PAM Tirta Mankaluku ) Kota Palopo untuk menambah cakrawala berfikir, dengan melakukan sharing dan diskusi berbagai hal, tentang regulasi, tentang Job Discription yang akan dijadikan acuan bagi PDAM Tirta Manakarra Mamuju untuk pembentukan Organisasi dan kelembagaan, Penyertaan Modal Pemerintah Daerah kepada Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM ), serta penerapan imflementasi K.3 di Instalasi Pengelolaan Air yang bersinergi dengan Peraturan Perusahaan tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja.
Peserta Studi Banding Dewan Pengawas PDAM Tirta Manakarra Mamuju yang terdiri dari 3 Orang diterima langsung Oleh Direktur Keuangan PAM Tirta Mangkaluku Kota Palopo Andi Maryam MNP, Se, M.Ak dan Sekertaris Direksi Soenandar Latief diruang Direktur Keuangan PAM Tirta Mangkalukku, yang kemudian berlanjut di ruang Dewan Pengawas.,
Dalam kesempatan memperkenalkan diri Ketua Dewan Pengawas PDAM Tirta Manakarra Mamuju Drs. H. Sahmin Lihawa,MM mengucapkan terima kasih atas penerimaan dan sambutan hangat dari Direksi dan Dewan Pengawas PAM Tirta Mankaluku Kota Palopo dan mengungkapkan bahwa " Maksud dari kedatangan atau studi Banding ke PAM Tirta Mangkaluku Kota Palopo untuk belajar dan sharing imformasi dengan Dewan Pengawas dan Direksi tentang berbagai hal penting, misalnya tentang tugas dan fungis Dewan Pengawas, tentang tata cara perubahan atas peraturan Daerah Kabupaten Mamuju Tentang Perusahaan Daerah Air Minum yang terbit pada tahun 2007, yang tentu saja sudah tidak relevan dengan perkembangan zaman, tentang Regulasi penyertaan Modal Pemerntah Daerah kepada Perusahaan Daerah Air Minum, kami harus pro aktif agar PDAM Tirta Manakarra Mamuju yang sudah mulai berkembang dan maju dengan pesat dapat sejajar dengan PDAM yang telah maju " Kata Sahmin.
Sementara itu Direktur Keuangan Andi Maryam dan Sekertaris Direksi , serta Dewan Pengawas dalam diskusi menjelaskan berbagai hal tentang kinerja PDAM Tirta Mangkaluku Kota Palopo serta tata cara dalam penyusunan Regulasi Perda, Perbub dan Pemilihan Direksi secara Dewan Pengawas, secara jelas disertai dengan contoh-contoh sehingga dapat dengan mudah dimengerti dan diimplementasikan setibanya kembali di Mamuju.
Perlu diketahui bahwa PAM Tirta Mangkalukku Kota Palopo masuk dalam kategori Type C dengan Pelanggan lebih dari 30.000 dengan demikian terdapat 5 Dewan Pengawas yang terdiri dari seorang Ketua, seorang sekertaris dan 3 Anggota serta 3 Orang Direksi yang terdiri dari seorang Direktur Utama yang dijabat oleh H. Yasir, Se,MM Ak , Direktur Umum dan Keuangan dijabat oleh Andi Maryam, Se, M.Ak serta Direktur Oprasional H. Hamid SN,St, M.Si.
Sebagaimana diketahui bahwa ada beberapa type Organisasi PDAM diantaranya Type A dengan kriteria memiliki kurang dari 10.000 pelanggan ( memiliki 1 Orang Direktur, 2 Kabag dan 5 Kepala Seksi ), Type B dengan kriteria memiliki pelanggan 10.001 - 30.000 Pelanggan ( 1 Orang Dirut, 3 Kabag dan 5 Kasi, Type C dengan kriteria memiliki 30.001 - 50.000 pelanggan ( 1 Orang Dirut , 2 Orang Direktur, 6 Kabag dan 5 Kasi ), Type D dengan kriteria 50.0001- 100.000 pelanggan ( 1 Dirut, 2 Direktur, 7 Kabag dan 5 Kasi, Type E lebih dari 100.000 pelanggan ( 1 Dirut, 3 Direktur, 7 Kabag dan 5 Kasi ).
Dengan jumlah pelanggan sekitar 10.000 PDAM Tirta Manakarra Mamuju masuk dalam kategori Type A, walau begitu sebahagian besar system pelayanan yang ada telah menggunakan sistim digital dengan pesatnya pertambahan pelanggan pada Tahun 2017-2018 diprediksi akan mencapai lebih dari 10.000 sehingga dapat disesuaikan menjadi Type B.
PDAM Tirta Manakarra Mamuju adalah salah satu perusahaan type A terbaik di Indonesia yang telah mampu memberi kontribusi ke Pemerintah Daerah dan mampu meraih PDAM sehat dengan predikat WTP ****
Foto : Muhammad Nur OKT
Selasa, 04 Juli 2017
HALAL BI HALAL BERSAMA KETUA DPC PARTAI DEMOKRAT MAMUJU, KETUA DPD PD SULBAR PA SDK ADAKALANYA KALAH ADA KALANYA MENANG
Laporan Muhammad Nur OKT
Libur bersama telah usai, Hari Raya Idhul Fitri 1438 H sudah berlalu beberapa hari, sangat tepat Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Mamuju yang juga Ketua DPRD Kabupaten Mamuju Ibu Hj St Suraidah Suhardi, Se,M.Si mengadakan Halal Bi Halal dengan Masyarakat Mamuju.
Acara Halal Bi Halal ini dihadiri oleh Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Barat Bpk DR. H. Suhardi Duka, MM, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat Bpk H Andi Mappangara, S.Sos serta Bupati Mamuju yang diwakili Oleh Sekertaris Daerah Bpk H Suaib,S.Sos, Tokoh Masyarakat Mamuju . Mengenakan baju batik warna Krem dan Coklat Bpk DR. H. Suhardi Duka, MM tiba di Hotel D'Maleo Mamuju pukul 10.00 Wita. Sebelumnya telah banyak tamu undangan yang hadir dalam ruangan tempat acara berlangsung.
Sebelum Pa Suhardi yang akrab disapa Pa SDK menuju tempat duduknya beberapa Orang tamu undangan menghampiri untuk maaf Lahir dan bathin . Pa SDK pun tersenyum saat bersalaman dengan beberapa Orang tamu di Ruang Hotel D'Maleo Mamuju Jalan Yos Sudarso No. 51 Mamuju , Selasa ( 4/7/2017 ).
Nampak sesekali Pa SDK memeluk beberapa Tamu Undangan Pria yang bersalaman dengannya dalam suasana yang penuh keceriaan.
Dalam Kata Sambutannya Ketua DPD Partai Demokrat Prov Sulawesi Barat Pa SDK selain menyampaikan tentang Hikmah Halal Bi Halal yang diselenggarakan oleh Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Mamuju. Pa SDK dengan lugas juga menyampaikan suasana hatinya pasca Pilkada Gubernur Sulawesi Barat.
" Kalah dan menang dalam sebuah kompetisi itu biasa adakalaanya kita menang Adapula kita kalah , itu belum selesai karena kita akan menang dalam kompetisi lainnya , Andai berlari kita harus istirahat sejenak karena kalau kita terus berlari kita akan ngos-ngosan kelelahan " . Saya sangat kagum dengan pernyataan beliau Bahwa refresh sejenak untuk mengambil napas kemudian berlari lagi memang harus dilakukan agar tenaga pulih untuk kembali ke gelanggang meraih kemenangan "
Maju Terus, Jayalah Demokrat ****
Libur bersama telah usai, Hari Raya Idhul Fitri 1438 H sudah berlalu beberapa hari, sangat tepat Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Mamuju yang juga Ketua DPRD Kabupaten Mamuju Ibu Hj St Suraidah Suhardi, Se,M.Si mengadakan Halal Bi Halal dengan Masyarakat Mamuju.
Acara Halal Bi Halal ini dihadiri oleh Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Barat Bpk DR. H. Suhardi Duka, MM, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat Bpk H Andi Mappangara, S.Sos serta Bupati Mamuju yang diwakili Oleh Sekertaris Daerah Bpk H Suaib,S.Sos, Tokoh Masyarakat Mamuju . Mengenakan baju batik warna Krem dan Coklat Bpk DR. H. Suhardi Duka, MM tiba di Hotel D'Maleo Mamuju pukul 10.00 Wita. Sebelumnya telah banyak tamu undangan yang hadir dalam ruangan tempat acara berlangsung.
Sebelum Pa Suhardi yang akrab disapa Pa SDK menuju tempat duduknya beberapa Orang tamu undangan menghampiri untuk maaf Lahir dan bathin . Pa SDK pun tersenyum saat bersalaman dengan beberapa Orang tamu di Ruang Hotel D'Maleo Mamuju Jalan Yos Sudarso No. 51 Mamuju , Selasa ( 4/7/2017 ).
Nampak sesekali Pa SDK memeluk beberapa Tamu Undangan Pria yang bersalaman dengannya dalam suasana yang penuh keceriaan.
Dalam Kata Sambutannya Ketua DPD Partai Demokrat Prov Sulawesi Barat Pa SDK selain menyampaikan tentang Hikmah Halal Bi Halal yang diselenggarakan oleh Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Mamuju. Pa SDK dengan lugas juga menyampaikan suasana hatinya pasca Pilkada Gubernur Sulawesi Barat.
" Kalah dan menang dalam sebuah kompetisi itu biasa adakalaanya kita menang Adapula kita kalah , itu belum selesai karena kita akan menang dalam kompetisi lainnya , Andai berlari kita harus istirahat sejenak karena kalau kita terus berlari kita akan ngos-ngosan kelelahan " . Saya sangat kagum dengan pernyataan beliau Bahwa refresh sejenak untuk mengambil napas kemudian berlari lagi memang harus dilakukan agar tenaga pulih untuk kembali ke gelanggang meraih kemenangan "
Maju Terus, Jayalah Demokrat ****
Sabtu, 29 Oktober 2016
DUA FOTO UNIK PASLON GUBERNUR SULBAR BPK DR H SUHARDI DUKA, MM - BPK KALMA KATTA
Foto : Facebook
Saya sedang berselancar di Internet dan tanpa sengaja mendapatkan dua buah foto dari Paslon No. 1 Gubernur Sulbar Bapak DR. H. Suhardi Duka, MM ( Pa SDK ) - Bpk H. Kalma Katta, S.Sos, MM ( Pa Kalma ) yang berjejer dan saling berseblahan dengan dua paslon lainnya yaitu paslon No. 2 Bpk Mayjen ( Purn ) Salim S Mengga - Bpk Hasanuddin Mas'ud dan paslon No urut 3 Bpk Drs.H. Ali Baal Masdar - Ibu Hj. Enny Anggraeni di dua kesempatan yang berbeda.
Saya sedang berselancar di Internet dan tanpa sengaja mendapatkan dua buah foto dari Paslon No. 1 Gubernur Sulbar Bapak DR. H. Suhardi Duka, MM ( Pa SDK ) - Bpk H. Kalma Katta, S.Sos, MM ( Pa Kalma ) yang berjejer dan saling berseblahan dengan dua paslon lainnya yaitu paslon No. 2 Bpk Mayjen ( Purn ) Salim S Mengga - Bpk Hasanuddin Mas'ud dan paslon No urut 3 Bpk Drs.H. Ali Baal Masdar - Ibu Hj. Enny Anggraeni di dua kesempatan yang berbeda.
Foto Pertama Dalam Sidang Pleno Terbuka Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Barat Pengundian Nomor Urut pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang diselenggarakan di Ballroom Hotel D'Maleo Mamuju Selasa 25 Oktober 2016, Pasangan Bakal Calon Gubernur Sulbar Bpk DR. H. Suhardi Duka, MM - Bpk Kalma Katta, S.Sos, MM resmi ditetapkan menjadi Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Barat 2017 dengan No Urut 1 yang akan digunakan sepanjang kontestasi Pilkada Gubernur Sulawesi Barat 2017, dalam foto tersebut diatas Paslon No.1 Pa SDK-Kalma yang berdiri paling kiri ( dari Pembaca ) diantara jejeran Paslon lainnya Pa SDK menempatkan Calon Wakil Gubernur Bpk Kalma Katta berada diseblah kanan Beliau, tepatnya paling ujung kiri dari Pembaca, sedang Paslon lainnya baik No. Urut 2 maupun No.3 sebaliknya menempatkan Calon Wakil Gubernur diseblah kirinya.
Foto : Internet
Foto Kedua terjadi pada Kampanye Damai 3 Paslon Gubernur Sulbar yang diselenggarakan di Anjungan Pantai Manakarra Mamuju Jumat 28 Oktober 2016 tersebut diatas posisi subyek saat foto bersama sesi pertama dengan yang kedua ini persis sama hanya berbeda waktu, tempat, situasi dan kondisi.
Menurut hemat kami hal ini bukanlah sesuatu yang biasa tetapi sesuatu yang Unik terjadi disengaja atau tidak hanya Pa SDK dan Tuhan Yang Tahu ***
Rabu, 26 Oktober 2016
DR H SUHARDI DUKA, MM ( PA SDK ) SANGAT OPTIMIS MENANG DI PILGUB SULBAR
Foto Fb
Dalam Sidang Pleno Terbuka Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Barat Pengundian Nomor Urut pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang diselenggarakan di Ballroom Hotel D'Maleo Mamuju Selasa 25 Oktober 2016, Pasangan Bakal Calon Gubernur Sulbar Bpk DR. H. Suhardi Duka, MM - Bpk Kalma Katta, S.Sos, MM resmi ditetapkan menjadi Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Barat 2017 dengan No Urut 1 yang akan digunakan sepanjang kontestasi Pilkada Gubernur Sulawesi Barat 2017.
Ditemui dalam sebuah kesempatan usai Penetapan Bpk DR. H. Suhardi Duka, MM yang akrab disapa dengan sebutan PA SDK oleh Masyarakat Sulbar mengakui bahwa dirinya sangat mendambakan No Urut 1, No ini memiliki makna tersendiri bagi dirinya.
" Dengan No Urut 1 yang kami dapatkan ini Saya dan Pa Kalma semakin yakin memenangkan kontestasi di Pilklada Gubernur Sulbar, Angka 1 ini memang kami harapkan sebelumnya " Kata Pa SDK dengan penuh Optimisme.
Pa SDK juga mengungkapkan kegembiraanya menyoal angka 1 bahwa sejak pendaftaran Calon Gubernur di Pilgub Sulbar , dirinya dan Pa Kalma lah yang pertama kali melakukan pendaftaran di KPU Provinsi, begitu juga pada Pengundian dan Pengumuman No Urut Beliau dan Pa kalma Paslon pertama yang datang di Ballroom Hotel D'Maleo.
" Kami adalah Paslon Pertama yang hadir ditempat pengundian dan Pengumuman No Urut pasangan Calon " Ujar Pa SDK dengan wajah berbinar.
" Dan Kami yakin dan sangat optimis, hasil Pilkada nanti tidak akan mengecewakan kami. Kami akan jadi pasangan peraih suara nomor 1 terbanyak, Insya Allah.
Beberapa Orang Yang hadir dan sempat kami tanyai tentang Optimisme Pa SDK itu mengatakan bahwa " Wajar bila SDK Optimis karena kamipun Yakin Pa SDK akan memenangi Pilkada ini dengan mudah "
Beberapa Orang Yang hadir dan sempat kami tanyai tentang Optimisme Pa SDK itu mengatakan bahwa " Wajar bila SDK Optimis karena kamipun Yakin Pa SDK akan memenangi Pilkada ini dengan mudah "
AMIN ****
Senin, 26 September 2016
PENGAMAT : PA SDK - KALMA KATTA AKAN MEMBUAT PARA KOMPETITORNYA TAK BERDAYA
Ditulis Oleh : OKT
Jika tak ada aral melintang,Gelaran Pilkada Sulbar 2017 akan menjadi pertarungan tiga pasang kandidat yang telah mendaftarkan diri KPU Provinsi Sulawesi barat beberapa saat yang lalu, dalam Pilkada Gubernur Sulbar 2017 pasangan petahana tidak ikut lagi dalam kontestasi karena sudah menjabat dua priode , ada 3 Kandidat yang telah mendaftar ke KPU Sulbar mereka adalah Paslon Bpk. DR. H. Suhardi Duka, MM - Bpk. H.Kalma Katta,S.Sos,MM, paslon kedua Bpk. Drs.H.Ali Baal Masdar - Ibu Enny Angraeni Anwar dan paslon ketiga Bpk Mayjen ( Purn) Salim S Mengga - Bpk Hasanuddin Mas'ud.
Yang menarik untuk disimak dari Pilkada Sulbar tahun depan adalah munculnya pasangan Pa SDK-Pa Kalma Katta, yang boleh dikatakan keduanya adalah Birokrat sekaligus Politisi ulung di Sulbar, Keduanya pernah berkiprah sebagai PNS sebelum memilih jalur Politik , Pa SDK Bupati Mamuju dua priode 2005-2010 dan 2010 - 2015, sedang Pa Kalma Katta adalah Bupati Majene juga dalam dua priode. Pa SDK dan Pa Kalma sebagai Politisi kawakan yang Ketua Partai Pemenang Pilkada di Sulbar, diprediksi banyak pihak akan mampu membuat para pesaingnya tersingkir dan kalah dalam kompetisi Pilgub Sulbar 2017 dan hanya akan menjadi penghias pesta demokrasi lima tahunan itu.
Jika tak ada aral melintang,Gelaran Pilkada Sulbar 2017 akan menjadi pertarungan tiga pasang kandidat yang telah mendaftarkan diri KPU Provinsi Sulawesi barat beberapa saat yang lalu, dalam Pilkada Gubernur Sulbar 2017 pasangan petahana tidak ikut lagi dalam kontestasi karena sudah menjabat dua priode , ada 3 Kandidat yang telah mendaftar ke KPU Sulbar mereka adalah Paslon Bpk. DR. H. Suhardi Duka, MM - Bpk. H.Kalma Katta,S.Sos,MM, paslon kedua Bpk. Drs.H.Ali Baal Masdar - Ibu Enny Angraeni Anwar dan paslon ketiga Bpk Mayjen ( Purn) Salim S Mengga - Bpk Hasanuddin Mas'ud.
Yang menarik untuk disimak dari Pilkada Sulbar tahun depan adalah munculnya pasangan Pa SDK-Pa Kalma Katta, yang boleh dikatakan keduanya adalah Birokrat sekaligus Politisi ulung di Sulbar, Keduanya pernah berkiprah sebagai PNS sebelum memilih jalur Politik , Pa SDK Bupati Mamuju dua priode 2005-2010 dan 2010 - 2015, sedang Pa Kalma Katta adalah Bupati Majene juga dalam dua priode. Pa SDK dan Pa Kalma sebagai Politisi kawakan yang Ketua Partai Pemenang Pilkada di Sulbar, diprediksi banyak pihak akan mampu membuat para pesaingnya tersingkir dan kalah dalam kompetisi Pilgub Sulbar 2017 dan hanya akan menjadi penghias pesta demokrasi lima tahunan itu.
Pengamat Politik Lokal Drs,H, Djamruddin B, MM mengungkapkan dari hasil investigasinya ketika kami temui dalam sebuah kesempatan di Rumahnya menyebutkan Prediksinya bahwa " Kans Pa SDK-kalma menghadapi dua kompetitor lainnya adalah sangat signifikan dan akan memenangkan kompetisi melawan Paslon Pa ABM - Ibu Enny dan Paslon Pa Salim dan Pa Hamas dengan sempurna alias menang mudah " Ujar Pa Djam sembari tersenyum yakin.
" Kami yakin dua Paslon Kompetitor Pa SDK - Kalma akan terpojok dan Tak Berdaya sehingga kalah telak dalam kontestasi Pilgub Sulbar 15 Pebruari yang akan datang " Kata Pa Djam kepada Blog wartawargata 26/9/2016.
" Dukungan Politik dari 3 partai pengusung dan 1 Partai Pendukung masing-masing Demokrat 10 Kursi, Hanura 3 Kursi serta PKS 2 Kursi dan PBB dengan presntasi 33 % ditambah dengan dukungan Kader Partai dan Kader Partai Pengusung yang secara nyata telah mendapatkan simpati masyarakat dan terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati di 5 Kabupaten , masing - masing Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat Bpk HA.Mappangngara, S.Sos ( Sekertaris DPD PD Sulbar ) Bupati Kabupaten Mamasa Bpk. H. Ramlan Badawi ( Ketua DPC PD Mamasa ), Bupati Majene Bpk Fahmi Massiara ( Wakil Ketua DPD PD Sulbar ), Bupati Mamuju Bpk H. Habsi Wahid ( Wakil Ketua DPD PD Sulbar ), Bpk. H. Irwan Pababari ( Ketua DPD Hanura Sulbar ), Bupati Mateng Bpk H. Aras Tammauni ( Ketua Dewan Pembina DPD PD Sulbar, dan Wakil Bupati Mamuju Utara ( Kader Partai Hanura ) akan melengkapi kemenangan Pa SDK dan Pa Kalma berdasarkan kalkulasi hitungan sementara berada disekitar angka 45 %, memimggalkan dua kompetitornya yang akan berbagi angka antara 30 % dan 25 %, itu Prediksi Saya " Kata Pa Djam Panjang Lebar.
Untuk melengkapi argumentasi Pa Djam akan kemenangan Pasangan Pa SDK - Kalma, Penulis akan mempertajam dengan mengemukakan beberapa hal antara lain bahwa " Pa SDK - Pa Kalma sebagai Kepala daerah Dua Priode yang juga sebagai Ketua Partai Permenang Pemilu dan Pilkada di daerahnya sudah tentu memiliki basis massa yang telah mengakar dan sulit untuk dipengaruhi atau berpindah kelain hati, Dukungan Politik dari Partai Pengusung Demokrat, Hanura, PKS dan PBB yang juga memiliki basis massa fanatik di akar rumput membuat pasangan Pa SDK-Kalma semakin solid dan sulit disalib oleh para Kompetitor lainnya.
Selain latar belakang pendidikan yang mumpuni Doktor Ekonomi Syariah TrackRecord Pa SDK selama memimpin Mamuju sudah bukan menjadi rahasia umum lagi keberhasilnnya membuat para pengagumnya mampu berdecak kagum dengan paras yang lumayan tampan, menjadi modal yang sangat besar untuk membuat Kompetitornya tak bisa berbuat banyak.
Apapula ditunjang oleh Calon Wakilnya Pa Kalma Katta yang memiliki pengalaman yang berjibun sebagai Birokrat dan Politisi tak jauh beda dari Pa SDK, Mantan Wakil Bupati dan Bupati dua Priode ini akan mampu bersinergi dengan Pa SDK untuk menwujudkan Masyarakat Sulawesi Barat Yang jauh lebih baik dari sebelumnya ....Insya Allah ***
Selasa, 30 Agustus 2016
Inilah Visi dan Misi serta Program Prioritas Pasangan Calon Gubernur Sulawesi Barat Bpk DR.H. Suhardi Duka, MM - Bpk. Kalma Katta, S.Sos,MM
VISI
– MISI
DAN
PROGRAM PRIORITAS
DR. H. SUHARDI DUKA., MM &
H.KALMA KATTA.,S.Sos.,MM
Calon Gubernur & Calon Wakil
Gubernur
Provinsi Sulawesi Barat
Periode 2007 - 2022
A. PENDAHULUAN
Kinerja perekonomian Sulawesi
Barat tahun 2011 –2014 cenderung mengalami penurunan. Pada tahun 2011 –2013
pertumbuhan ekonomi menurun pada tahun 2010 dari 10,73 persen turun menjadi
6,94 persen pada tahun 2013, Selama kurun waktu tersebut laju pertumbuhan
rata-rata Sulawesi Barat banya 8,91 persen , walaupun patut disyukuri karena berada
di atas rata-rata pertumbuhan nasional 5,9 persen. Namun sebagai provinsi baru
sesungguhnya masih dapati dipacu lebih dari itu.
Hal ini dapat dibandingkan dengan capaian pertumbuhan
ekonomi Kabupaten Mamuju pada periode yang sama
Gambar 1
Pertumbuhan Ekonomi Mamuju dan Sulawesi
Barat
2011 –
2014 ( % )
WILAYAH
|
2011
|
2012
|
2013
|
2014
|
2015
|
Mamuju
|
11,37
|
9,92
|
8,44
|
8,82
|
8,87
|
Sulawesi Barat
|
10,73
|
9,25
|
6,94
|
8,88
|
7,37
|
Sumber ; data diolah, Bappeda Mamuju
dan BPS, 2015
Hal yang sama juga terjadi dengan tingkat kemiskinan di wilayah ini.
Walaupun terjadi pertumbuhan ekonomi tetapi ternyata tidak mampu mengurangi
jumlah penduduk miskin, Jumlah
penduduk miskin di Provinsi Sulawesi Barat justru meningkat dari tahun 2010 ke
tahun 2014. Pada tahun 2010, jumlah penduduk miskin sebanyak 141.332 jiwa dan
sebanyak 153.891 jiwa pada tahun 2014.
Bahkan persentase kemiskinan di Sulawesi Barat masih lebih tinggi dari
tingkat kemiskinan nasional.
Bila dibandingkan dengan
Kabupaten Mamuju, antara pertumbuhan ekonomi dengan pengurangan angka
kemiskinan pada periode yang sama terhubung secara linier, artinya dengan
terjadinya pertumbuhan ekonomi juga mengurangi angka kemiskinan.
Gambar 3
Persentase Kemiskinan Kabupaten
Mamuju dan Sulawesi Barat
2011 –
2014 ( % )
WILAYAH
|
2011
|
2012
|
2013
|
2014
|
2015
|
Mamuju
|
7,59
|
7,11
|
6,81
|
6,67
|
6,65
|
Sulawesi Barat
|
13,89
|
13,01
|
12,3
|
12,2
|
11,90
|
Sumber ; data diolah, Bappeda
Mamuju dan BPS, 2015
Dari gambaran permasalahan di atas yang merupakan
kondisi riil yang dapat dijadikan landasan untuk memperbaharui visi pembangunan
Sulawesi Barat periode 2017 – 2002 yang lebih terarah dalam menuntun untuk
menggapai masa depan. Untuk itu
maka Visi yang Ingin diwujudkan ke depan adalah
" Mewujudkan
Sulawesi Barat Yang Maju, Sejahtera, Mandiri Dan Berbudaya".
Visi ini ingin mengarahkan kebijakan pembangunan
Sulawesi Barat yang lebih berat pada pembangunan ekonomi untuk mencapai
kemajuan dan kesejahteraan, yang ditopang oleh perbaikan kualitas sumber daya
manusia dilandasi oleh budaya lokal.
visi tersebut diartikan sebagai berikut ;
Sulawesi Barat yang MAJU dapat digambarkan
sebagai suatu daerah yang telah terpenuhi pembangunan infrastruktur
dasarnya, meliputi Jalan, jembatan, kelistrikan, telekomunikasi,
sarana pendidikan dasar dan menengah serta sarana pelayanan kesehatan dasar.
SEJAHTERA, dimaksudkan adalah gambaran dimana masyarakat
Sulawesi Barat dapat memenuhi kebutuhan dasarnya, investasi berkembang,
lapangan kerja terbuka dan masyarakat Sulawesi Barat dapat bekerja sesuai
tingkat keahliannya.
MANDIRI, dimaksudkan adalah termanfaatkannya sumber daya
manusia Dan sumber Daya alam secara seimbang sehingga ketergantungan semakin
dapat dikurangi utamanya dalam memenuhi kebutuhan Pokok seperti pangan.
BERBUDAYA, dimaksudkan agar budaya mandar agar
dapat menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri. Sehingga dapat dijadikan dasar
Norma, etika dan batasan-batasannya dalam membangun perilaku mala'bi utamanya
dikalangan pejabat Dan anggota DPRD Sulawesi Barat.
Untuk dapat mewujudkan Visi diatas maka ditetapkan 3
Misi pokok pembangunan yaitu. ;
1. Pembangunan
Infrastruktur untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat
2. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia
melalui pelayanan pendidikan dan kesehatan
yang luas, merata Dan murah.
3. Perbaikan Birokrasi untuk
mewujudkan birokasi yang bersih, melayani berlandaskan
budaya lokal dalam bingkai Mandar Mala'bi.
B. KONDISI
SAAT INI
1. Rendahnya Kualitas Infrastruktur
Ketersediaan infrastruktur merupakan salah satu
faktor pendorong produktivitas daerah. Keberadaan infrastruktur seperti jalan
raya dan jembatan akan mampu membuka akses bagi masyarakat dalam melaksanakan
aktivitas ekonomi. Provinsi Sulawesi Barat sebagai daerah pemekaran dari
Sulawesi Selatan baru dilayani jaringan jalan sepanjang 7.039 km.
Secara kualitas, kondisi jalan di Provinsi
Sulawesi Barat berada jauh di bawah rata-rata nasional. Berdasarkan jenis
permukaannya, persentase jalan belum beraspal di Provinsi Sulawesi Barat masih
besar, yaitu sebesar 64,74 persen. Data kualitatif menunjukkan kondisi jalan
yang baik, sedang, dan rusak berturut-turut besarnya 31,14 persen, 18,79
persen, dan 50, 07 persen pada tahun 2014 (Dinas
Pekerjaan Umum Kabupaten dan Provinsi, 2015). Kondisi jalan yang buruk akan
meningkatkan waktu tempuh perjalanan dan membengkakkan biaya distribusi barang
antar daerah, yang pada gilirannya menghambat perekonomian daerah.
Walaupun sektor pertanian merupakan sektor dengan proporsi terbesar dalam
perekonomian di Sulawesi Barat, namun laju pertumbuhannya masih lebih rendah
dibandingkan sektor lain, antara lain disebabkan rendahnya produktivitas
pertanian. Pengelolaan pertanian hingga saat ini masih dikelola secara
tradisional sehingga hasil produksinya sangat dipengaruhi oleh kondisi iklim.
Hal ini
dapat dipahami jika melihat Kondisi pada Infrastruktur pertanian, dari total 63.715
Ha luas lahan sawah di provinsi Barat , terdapat 44,51 % atau
28.362 Ha merupakan lahan sawah non irigasi ( Sulbar
dalam Angka, BPS, 2015) .
2. Pertumbuhan Ekonomi, Pengurangan Kemiskinan dan IPM
Dampak pertumbuhan ekonomi terhadap pengurangan
kemiskinan tahun 2008 sampai tahun 2013 pada semua Kabupaten di Provinsi Sulawesi
Barat memperlihatkan kondisi bervariasi; Pertama, Kabupaten Mamasa dan Majene berada
pada kuadran II dengan pertumbuhan ekonomi di bawah rata-rata, tapi pengurangan
kemiskinan di atas rata-rata .. Kedua, Kabupaten Polewali Mandar
terletak di kuadran III dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi dan
pengurangan kemiskinan di bawah rata-rata provinsi (low growth, less
pro-poor). Ketiga, Kabupaten Mamuju Utara dan Mamuju terletak di
kuadran IV dengan rata-rata pertumbuhan tinggi di atas rata-rata, tapi
pengurangan kemiskinan di bawah rata-rata.
Untuk dampak pertumbuhan ekonomi dan peningkatan
IPM selama tahun 2008-2013. pada semua Kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat
juga memperlihatkan kondisi bervariasi Pertama,
Kabupaten Mamuju terletak di kuadran I, daerah dengan rata-rata pertumbuhan
ekonomi dan peningkatan IPM di atas rata-rata provinsi. Kondisi ini menyiratkan
bahwa pertumbuhan ekonomi sejalan dengan peningkatan IPM (pro-growth,
pro-human development).
Kedua, Kabupaten Polewali Mandar dan Majene terletak di
kuadran II , daerah dengan pertumbuhan ekonomi di bawah rata-rata, tapi
peningkatan IPM di atas rata-rata (low growth, pro-human development).
Ketiga, Kabupaten
Mamasa di kuadran III dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi dan
peningkatan IPM di bawah rata-rata provinsi (low growth, less pro-human development).
Keempat, Kabupaten Mamuju Utara di kuadran IV dengan
rata-rata pertumbuhan tinggi di atas rata-rata, tapi peningkatan IPM di
bawah rata-rata (high-growth, less-pro human development).
3.
Rendahnya
Kualitas Sumber Daya manusia ( SDM )
Semakin tinggi kualitas sumber daya manusia
semakin produktif angkatan kerja, dan
semakin tinggi peluang melahirkan inovasi yang menjadi kunci pertumbuhan secara
berkelanjutan. Kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Barat yang ditunjukkan
melalui nilai IPM relatif meningkat menjadi 62,24 tahun 2014 dibandingkan nilai
59,74 tahun 2010 namun masih jauh di
bawah IPM nasional sebesar 68, Nilai IPM ini sudah menerapkan metode baru yang
lebih merepresentasikan kondisi saat ini. Rendahnya nilai IPM di Sulawesi Barat
sejalan dengan rendahnya tingkat pendidikan dan kesehatan di wilayah ini yang
salah satunya disebabkan karena kurangnya infrastruktur penunjang.
|
||||||||||||||||||||||||||
C.
PROGRAM PRIORITAS
Mencermati kondisi obyektif di atas, terkait dengan
indikator makro pembangunan khususnya pertumbuhan ekonomi, angka kemiskinan dan
IPM menunjukkan pencapaian yang bervariasi pada semua kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat, maka dalam
menyusun program prioritas Pembangunan, Pasangan SDK – Kalma berkomitmen bahwa
peran provinsi yang paling penting adalah memastikan agar tidak ada kesenjangan
yang lebar antar kabupaten di Sulbar. Perbedaan potensi masing-masing kabupaten
membutuhkan kemampuan provinsi dalam menjembatani dan menjaga harmonisasi antar
visi dan misi serta program prioritas kabupaten yang berbeda-beda.
Hal ini sangat penting, mengingat indikator kemajuan
provinsi merupakan agregat dari kemajuan kabupaten di bawahnya. Namun demikian,
untuk meningkatkan kemajuan provinsi secara menyeluruh tidak bisa hanya
mengandalkan kabupaten. Di sini peran pro aktif provinsi sangat dibutuhkan
dapat menjaga keseimbangan gerak dan arah pembangunan kabupaten di
wilayahnya.
Untuk mengimplementasikan visi dan misi, akan dijabarkan ke dalam beberapa program
prioritas pembangunan yang nantinya akan menjadi dasar penyusunan dokumen
perencanaan Pembangunan Daerah baik RPJMD maupun Renstra SKPD
PROGRAM PRIORITAS
PERTAMA :
Pembangunan Infrastruktur melalui perbaikan jalan
jalan strategis daerah yang dapat membuka kantong kantong ekonomi dan
pembangunan Infrastruktur pertanian untuk menyelesaikan permasalahan pengairan.
Pembangunan dimaksud akan dibagi kedalam beberapa wilayah,
sebagai berikut :
Wilayah A : Jalan Polewali - Tutar, Polewali- Matangnga
dan Polewali Mamasa
Wilayah B
:
Jalan Messawa - Nosu Dan Pana serta
Mambi – Mamasa
Wilayah C : Jalan Mamuju – Mambi – Mamasa . jalur Kalumpampang
- Luwu,
Serta
jalan Simboro - Tapalang Barat.
Wilayah D : Jalan Tobadak
Mamuju Tengah - Tommo Mamuju
Wilayah E : Jalan Ulumanda – Mamasa
Wilayah F : Jalan di Mamuju Utara yang strategis untuk
membuka daerah yang masih terisolasi
seperti..................................................................................................
serta pembangunan jalan yang menghubungkan sentra produksi kepada konsumen
akhir.
Perbaikan dan pembangunan infrastruktur Pengairan dan saluran irigasi, yang tersebar merata di semua kabupaten yang pengelolaannya menjadi
kewenangan pemerintah provinsi.
PROGRAM PRIORITAS
KEDUA
Perbaikan Layanan Pendidikan dan Kesehatan dengan mengalokasikan
anggaran subsidi untuk pendidikan melalui beasiswa bagi siswa yang berprestasi dan yang
tidak mampu serta anak yang tidak sekolah, untuk diberikan pembiayaan uang
kuliah di Perguruan Tinggi Negeri serta jurusan yang dibutuhkan pemerintah
provinsi. Untuk jurusan eksakta yang memerlukan biaya praktek diberikan 20 juta
pertahun dan jurusan sosial diberikan 15
juta pertahun.
Perbaikan Layanan Kesehatan dengan
mengalokasikan
anggaran subsidi untuk Kesehatan melalui kerjasama dengan BPJS dan Pemerintah
Kabupaten yang difokuskan untuk menekan angka kematian ibu, angka kematian bayi dan
balita, menghilangkan gizi buruk, dan meningkatkan
status gizi ibu hamil.
PROGRAM PRIORITAS
KETIGA
Melakukan Perbaikan
Birokrasi dengan menggunakan aplikasi teknologi E Gov meliputi
E. Planning, E,Budget, E, control dan E.Kinerja. Prgram ini ingin menjadikan birokrasi sebagai pelayan
rakyat untuk semua kebutuhan. Dimulai dengan merubah orientasi pelayanan yang
semula lebih banyak berorientasi pada melayani atasan menjadi melayani publik.
Program ini ini juga akan menjadi media pengawasan yang efektif terhadap berbagai penyimpangan, pelanggaran dan
berbagai tindakan tidak terpuji lainnya.
Melakukan perubahan struktur
dan hirarki dalam organisasi Birokrasi yang
terlalu panjang dan berlapis sehingga harus dikurangi dan dirampingkan. Inti
dari perbaikan Birokrasi ini adalah meningkatkan kualitas pelayanan di satu
sisi, sekaligus menciptakan pemerintahan yang bersih dan akuntabel di sisi yang
lain.
Dalam melakukan perbaikan tersebut, aparat Birokrasi
Sulawesi Barat akan menginternalisasi
ke dalam perilaku, dan sikap sehari sesuai hakekat keberadaannya sebagai abdi masyarakat dan abdi negara nilai-nilai
Malaqbi “ pelindo-lindo maririo
nanacanringngo’o paqbanua” ( anda diharuskan memiliki sifat mulia dan
bermartabat agar dicintai oleh rakyat).
C.
KONDISI YANG DIHARAPKAN
Dampak Dari implementasi visi Dan misi ini diharapkan akan
mengubah performance Sulawesi Barat di mata nasional dan Internasional, bahkan
dapat berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional dan pengurangan angka
kemiskinan. Harapan tersebut dapat diidentifikasi sebagai berikut
:
Pertama ;
Dengan
pembangunan Infrastruktur akan membuka kantong-kantong perekonomian daerah yang selama ini tertutup,
terisolir dan tidak memiliki daya saing akibat tidak adanya akses jalan, jembatan dan infrastruktur pertanian
sehingga segala biaya akan menjadi lebih murah dan mudah. Terjadi
peningkatan produksi pertanian, perkebunan, perikanan dan sektor lainnya karena
Infrastruktur telah membaik dan mendukung, pada gilirannya akan terjadi
Pertumbuhan ekonomi yang terus bergerak naik, karena mobilitas barang dan jasa juga bergerak.
Konsekwensi dari
mobilitas barang dan jasa dan dunia usaha yang berkembang yang ikut bergerak
tersebut, akan menyediakan lapangan kerja sebagai penopang pendapatan
masyarakat dan terakumulasi pada peningkatan PDRB perkapita dan bermuara pada
peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sasaran pertumbuhan
ekonomi Sulawesi Barat dalam RPJMN 2015-2019 sebesar 8,1 –10,4 persen
dimungkinkan dapat tercapai dengan meningkatkan optimalisasi potensi sumberdaya
yang dimiliki daerah, sejalan dengan peningkatan pembangunan infrastruktur. Menjaga agar setiap tahunnya dapat melampaui
pertumbuhan ekonomi nasional.
Kedua ;
Pemberian subsidi di sektor Pendidikan dan Kesehatan , diharapkan
akan mengurangi beban yang selama ini ditanggung oleh masyarakat . Dengan
demikian, anggaran yang selama ini menjadi beban, dapat dialihkan untuk
kegiatan ekonomi produktif lainnya yang mempunyai daya ungkit bagi pendapatan
keluarga.
Selain
itu, Diharapkan dalam periode 2017-2022 tidak Ada lagi KLB di setiap kabupaten
di sektor kesehatan, juga akan meningkatkan IPM sebagai salah satu indikator
utama pembangunan. seluruh komponen pembentuk IPM Sulawesi Barat diharapkan
mengalami peningkatan. Angka Harapan Hidup (AHH), yakni bayi yang baru lahir
memiliki peluang untuk
hidup
hingga di atas 64,22 tahun, Harapan Lama Sekolah (HLS), yakni anak-anak usia 7
tahun memiliki peluang untuk bersekolah di atas 12,22 tahun,. Demikian juga Rata-rata Lama
Sekolah (RLS), yakni penduduk usia 25 tahun ke atas secara rata-rata dapat menempuh
pendidikan di atas 6,94 tahun, Pengeluaran per kapita disesuaikan (harga
konstan 2012) dapat mencapai di atas 8,26 juta.
Ketiga ;
Melalui perbaikan pelayanan publik, akan meningkatkan kepuasan masyarakat
serta menciptakan kepercayaan masyarakat. Pada sisi lain, dengan membaiknya pelayanan publik yang dilakukan
pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi juga akan meningkatkan PDRB
perkapita.
Dari sisi akuntabilitas dan pengelolaan keuangan, tidak
ada lagi pejabat birokrasi yang berurusan dengan aparat penegak hukum serta audit WTP akan dipertahankan. Dengan
pengelolaan keuangan yang efektif dan efisien tersebut diharapkan terjadi Penyisihan Silpa yang akan digunakan untuk
penyertaan modal ke Bank pembangunan Daerah sehingga mendapat tambahan PAD
dalam bentuk deviden yang dibagi setiap tahunnya.
Menghadirkan pemerintahan yang lebih friendly dan
terbuka untuk berkomunikasi dengan semua pemangku kepentingan, akan membangun sinergi dengan unsur pemerintah
dari tingkat Pusat sampai Desa serta
DPRD termasuk instansi vertikal dan lembaga pusat yang ada di daerah.
Dengan terciptanya kondisi ini, maka aparat birokrasi, akan dapat
mentransformasi nilai-nilai budaya
Malaqbiq menjadi gerakan sosial yaitu gerakan untuk merubah birokrasi agar
menjadi peduli kepada kepentingan publik. Perbaikan Birokrasi harus mampu
membentuk birokrasi pemerintah yang dapat memberdayakan warganya agar mampu
mandiri dan memiliki daya saing yang tinggi.
Perbaikan birokrasi diharapkan tidak hanya dirancang
untuk kebutuhan internal birokrasi,
tetapi untuk memenuhi kebutuhan publik. Jika pelibatan masyarakat dan pemangku
kepentingan dapat dilakukan maka rasa kepemilikan masyarakat terhadap reformasi
birokrasi akan terwujud dengan sendirinya. Sehingga upaya transformasi
nilai-nilai budaya malaqbi menjadi gerakan sosial akan menjadi
keniscayaan.
Penutup
Pasangan SDK – Kalma yakin dengan Visi, Misi dan
implemtasi dari Program prioritas di atas akan menjadikan Sulawesi Barat lebih
baik, karena Kami lebih cepat dalam keputusan, kami lebih siap menuju 2017 dan
ini jalan kita !
CALON GUBERNUR DAN CALON WAKIL GUBERNUR
Provinsi Sulawesi Barat
Periode 2017 - 2002
DR. H. SUHARDI DUKA, MM H.KALMA KATTA,S.Sos. MM
Berhubung karena sesuatu dan laih hal Mohon Maaf ada beberapa Tabel yang tidak dapat di Muat dalam Blog ini..
Diolah Oleh Tim dari Bebagai sumber
Diolah Oleh Tim dari Bebagai sumber
Langganan:
Postingan (Atom)
















