Social Icons

Selasa, 16 Agustus 2016

KONSISTEN DAN PARTAI POLITIK

OLEH : DR. H. SUHARDI DUKA, MM


Foto Facebook

Partai Politik di Indonesia sampai saat ini memang dimata publik belum sepenuhnya baik, tingkat kepercayaannya masih rendah. Namun demikian partai Politik di negara Demokrasi penting Bahkan menjadi pilar utama Dari Demokrasi itu sendiri.
Seperti halnya sebuah bangunan kalau pilarnya baik maka Akan Kokoh bangunan itu tapi kalau tidak konsisten maka rakyat Akan binging dengan partai Politik itu. Saat menjelang pemilihanan gubernur, partai Politik kembali di uji konsistensinya, apakah berjalan sistim yang dia bangun sendiri, apakah anggaran dasar Dan ART.tetap menjadi pedoman dalam pengambilan keputusan, ataukah titik berat pada kondisi Politik, atau memang pragmatis ?,,,
Setiap partai Politik memiliki ciri sendiri, Dan juga memiliki sistim pengambilan keputusan yang menjadi koridor Baku dalam pengambilan keputusan sekaligus menjadi role of low yang harus ditegakkan agar tidak terjadi benturan kepentingan Dari Tarik menarik kepentingan itu sendiri.
Katakanlah seperti Partai Golkar, partai lama yang memiliki cukup Kader yang berada di setiap jenjang kepengjrusan, biasanya memberi syarat bahwa yang bisa dipilih Jadi ketua adalah Kader yang sudah pernah menjadi pengurus minimal 5 tahun. Demikian pun PKS dalam menentukan ketua di setiap jenjang sangat ketat penerapkan persyaratan jenjang pendidikan Kader anggotanya. Lain halnya dengan Partai lain.
Konsistensi partai Politik juga bukan hanya ditentukan Oleh seberapa jauh partai itu menerapkan aturannya sendiri, juga dapat ditelusuri pimpinan partai Politik itu sendiri, utamanya dalam memberikan pernyataan Dan pendapat di publik. Kalau ketuanya Dan pengurus terasnya konsisten, maka partainya juga Akan diperqcaya oleh publik, tapi kalau mereka lain Pagi lain siang tidak bertanggung jawab dengan pernyataannya sendiri, menganggap pernyataan di ruang publik sebagai sebuah mainan, maka. Partainya Akan ikut tercemar di mata publik.
Beberapa pekan yang lalu banyak bertanya kepada saya tentang keputusan DPP Akan jatuh ke siapa rekomendasi partai Demokrat. Saya memberikan pernyataan Dan Bahkan status di FB, bahwa dimana mana partai Demokrat memiliki tahapan pengambilan keputusan, memberikan kesempatan pada semua kader tahap pertama Kader bersaing secara internal, kemudian di nilai dipublik dengan indikator survey, survey partai Demokrat dilakukan 2 Kali sebelum pengambilan keputusan. Dan tahap kedua bersaing secara ekternal. Dan Bahkan saya menyatakan jika sekiranya saya tidak dicalonkan partai saya sendiri maka saya undurkan niat untuk melanjutkan proses pencalonan , Serta saya memilih menjadi jurkam Dari calon partai Demokrat.
Akhirnya partai Demokrat tanggal 4 agustus telah menyelesaikan tahap pertama denga menentukan Colon Gubernur di 7 provinsi, hampir semua Kader terakomodasi, apakah sebagi colon gubernur, atau hanya berpeluang sebagai wakil.
Untuk Sulawesi barat berdasarkan survey Kader sangat Berpeluang untuk Jadi gubernur maupun wakil. Namun oleh majelis tinggi penugasan yang diberikan yaitu satu tetap di DPR RI Dan satu direkomendasi bersaing di pemilihan gubernur sebagai calon gubernur.
Konsisten itu penting Bagi sebuah partai Dan tokoh, Pernyataan Pak Salim mengga terhadap keputusan partai juga tetap konsisten di DPR.RI, mengingat ketua DPD yang mendapat rekomendasi. Untuk bisa konsisten sebaiknya pernyataan di publik harus ditakar Dan dicatat agar tidak dilupa atau sengaja lupa.
Seperti halnya pernyataan seseorang tidak Akan berpasangan dgn yang pernah "dikalahkan" tidak Akan berpasangan yang bukan "orang mandar ,,", Dan Akan mundur bila "tidak direkomendasi". Adalah pernyataan publik yang pernah saya baca di berbagai media lokal Dan online. Pernyataan itu Ada dibenak Dan ingatan publik.
Publik bisa menilai pernyataan itu, apakah konsisten atau tidak, seseorang yang konsisten maka Isi kampanye Akan dipercaya tapi bila tidak maka Isi kampanyenya adalah propaganda yang tidak perlu dipercaya. Orang yang tidak konsisten adalah orang yang tidak pandai menghitung masa depan, orang yang selalu salah memprediksi Dan menghitung Fakta yang Akan terjadi.
Jadi orang yang tidak konsisten tidak perlu di ikuti, Karena Akan membawa Anda ke jalan yang berbeda dengan faktanya kelack, dia Akan selalu salah hitung dalam kalkulasi politik. Karena kalkulasi politik selain membutuhkan ilmu Dan pengalaman juga dibutuhkan intuisi Dan naluri polilitik.
Jadi memang tidak mudah, saya bersyukur Karena selama ini saya tidak pernah salah dalam hitungan ini. "Ini jalan kita"
Batik Air 6 Agustus 2016.

Sabtu, 13 Agustus 2016

KISAH PA SBY CABE RAWIT DAN KACANG BAWANG

Disusun Oleh : MUHAMMAD NUR OKT.
Foto : Facebook 
Setelah mendapat Post Status Facebook dari Akun Utin Hilda Tawaila pada tanggal 9 Agustus 2016  tentang program Rosi di Kompas TV.   bersama Keluarga Pa SBY yang akan disiarkan pada tanggal 12 Agustus 2016 jam 20.00 WIB atau Jam 21.00 Wita, langsung Saya Share melalui Akun Facebook Demokrat Sulawesi Barat , tak sampai disitu Sayapun berupaya  meneruskan himbauan Sekjen Bapak DR Hinca IP Panjaitan lewat Group Whats App agar  kader Demokrat Sulbar  nonton bareng Acara tersebut lewat Kompas TV pada jam yang telah ditentukan, .yang langsung disambut oleh Ketua DPD Bpk DR. H. Suhardi Duka, MM dengan menggelar Nobar bersama di kediamannya Jl Husni Thamrin Mamuju.
Walau hanya bisa nonton bareng keluarga antusiasme kami sangat besar menyaksikan pengalaman masa lalu Pa SBY dan keluarga yang sangat menarik, frem demi frem berlalu ada tawa dan canda disana, ada pembicaraan serius tapi santai sehingga Sepanjang siaran berlangsung Saya tak pernah beranjak dari tempat duduk.
Yang paling berkesan dihati Saya ketika mengetahui Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono paling suka makan cemilan Kacang Bawang Buatan Bu Sum, bahkan Belia sempat mengatakan bahwa  Kalau Paspres ingin memakan Roti yang tersedia silahkan asal jangan mengambil Kacang Bawang miliknya "  Beliaupun tertawa ketika  Pemimpin Redaksi Kompas TV Rosianna Silalahi , memunjukkan bungkusan plastik Kecil berisi cabe rawit. Ada apa gerangan Cabe Rawit dalam penggalan pengalamam  Pa SBY  ?
Tak pernah Saya ketahui sebelumnya bahwa Pa SBY adalah penggemar Cabe Rawit bahkan Beliau sempat berseloroh bahwa " Tanpa Cabe Rawit sebagai pelengkap makan bagaikan Langit Tak Berbintang " Semabri tertawa lepas senang sekali. Beliapun membagikan pengalaman tentang Cabe yang panas mengigit ini.
Kacang Bawang dan Cabe rawit ini selalu dibawa oleh Ibu Ani kemanapun Pa SBY melakukan kunjungan , dan penggalan pengalamam soal Cabe rawit dikisahkan , waktu, itu Pa SBY melakukan jamuan santap malam bersama Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad. seperti biasa asisten Bpk  SBY menyerahkan sambal dan cabe rawit di piring kecil.
Pa SBY lalu menawarkan sambal dan cabe rawit itu kepada Presiden Iran tersebut. Pa SBY mengira Sambel dan cabe rawit bakal ditolak oleh Bpk  Ahmadinejat,  ternyata dugaannya meleset Pa Presiden menerima dengan senang hati.  
"Langsung diambil Pa SBY Surprise Its Very Hot " Kata Pa SBY . Yang dijawab oleh Presiden Iran Yes I Like . Selanjutnya Pa SDK Bilang " Pemimpin yang revolusioner memang harus sering makan cabe," kata SBY 
Dalam Acara banyak Ceritra suka maupun duka yang terungkap dari Ibu Ani Yudhoyono, Putranya Mayor Inf. Agus Harimurti Yudhoyono yang didampingi isteri tercinta Annisa Pohan dan putrinya Amira Tunggadewi, Politisi Ketua Fraksi Demokrat di DPR RI  Edhi Baskoro Yudhoyono - Aliyah Rajasa  serta Airlannga dan keluarga terdekatnya.
Menarik sungguh sangat menarik dari berita yang Saya terima di Group WA  Acara Rosi dan Keluarga Pa SBY sempat menjadi Trending Topik di Medsos***

Senin, 01 Agustus 2016

DIGANTI DAN MENGGANTIKAN

OLEH : DR H SUHARDI DUKA, MM


Foto Facebook Suhardi Duka

Baru saja rabu minggu yang lalu Presiden Jokowi mengumumkan resafel kabinet kerja Jilid 2, dengan mengganti beberapa menteri yang di nilai dalam Kurun waktu ini belum menampakkan kinerja yang baik, termasuk menteri yang selama ini sering membuat gaduh kabinet. Katakanlah seperti Risal Ramly, yang tdk jelas style nya Dan sering mengajak berantem sesama menteri Dan Bahkan wapres Yusuf Kalla pun di ajak berdebat mengenai target 35.000 megawat listrik.
Demikian pun dengan menteri ESDM, sudirman Said tentang Freeport, Dan papa minta Saham, yang justru diawal merasa menang Dan akhirnya berbalik tersingkir Dari pukulan balik politisi golkar, partai yang mapan dengan kualitas Kader Dan stategi yang baik, Partai golkar bukan partai kacangan kader2nya mapan dan Dan pandai mengelolah partai Dan strategi jangka panjang.
Thomas lembong yang hebat, tapi apa yang Ada di otaknya sehingga jangankan daging yang di import tapi Ikanpun dia bukakan keran import ?,,,,,,,, Tentu menteri zusi Akan kepanasan dengan Ulah Dan kebijakan limbong yang kurang nasionalis.
Dan akhirnya Wiranto Dan Sri Mulyani menempati kembali posisinya. Wiranto jendral senior yang pengalaman di polhukam Dan Sri mulyani yang hebat dan keahliannya di akui dunia tentang kemampuan moneter Dan pengendalian keuangan. Di era SBY Ibu Sri mulyani sangat dominan dalam pengendalian keuangan utamanya dalam memacu pertumbuhan Dan pengendalian inflasi.
Tulisan ini saya beri judul kata diganti. Ini artinya subyektifitas Dari seorang Presiden Jokowi dalam menilai menterinya, Dan menilai orang untuk menggantinya sebagai implementasi Dari hak prerogative seorang president. Bila kita mengkaji Dan membandingkan dengan resafel Jilid pertama, maka siapapun menyadari termasuk Presiden sendiri bahwa keliru memilih pengganti saat itu yang tidak cukup 1 tahun diganti lagi, disisi yang lain bahwa menteri priodenya sama dengan president 5 tahun.
Mengganti orang hati2 apa lagi kalau orang itu memiliki kewenangan yang tinggi,Dan Akan membawa hajat hidup orang banyak, seperti halnya menteri, gubernur, Bupati sampai camat Dan kepala desa. Mengganti menteri Dan camat masih mudah karena jabatan yang ditunjuk Oleh atasan. Artinya kalau salah, keliru, tidak mampu ataupun sakit bisa segera diganti tdk memiliki kontrak paten 5 tahun.
Coba kalau Gubernur ? ,,,,,,, sekali memilih maka kontraknya 5 tahun, memilih orang yang tidak mampu, tidak konsisten maka dia Akan memimpin 5 tahun. Kita Akan merasakan ketidak mampuan Dan ketidak konsistenan selama masa jabatan itu, Tampa Daya untuk mengganti seperti hanya menteri yang tidak mampu. Terus siapa yang Akan disalahkan ?,,,,,,,,,
Kemudian kata menggantikan, hampir seluruh pengamat Dan Bahkan pasar cukup memberi apresiasi yang tinggi terhadap kembalinya Ibu Sri mulyani Dan kembali menduduki jabatan menteri keuangan. Respon yang sangat posotif Bursa efek Jakarta reboun IHSG naik, sekitar 200 poin pada hari itu juga. Ini artinya Sri mulyani adalah orang yang tepat menggantikan monkeu sebelumnya. Jadi kalau orang yang tepat menggantikan orang maka dampaknya Akan baik. Menggatikan diharapkan selalu Ada kualitas tambahan, Xenia digantikan in nova itu bagus jangan di Balik seperti Risal Ramly. Untung masih bisa diganti.
Demokrasi kita memang belum dewasa seperti halnya Amerika, tapi Mari kita terus perjuangkan agar Demokrasi kita semakin dewasa Dan baik. Setiap proses Demokrasi baik di desa, legislatif, pilkada. Selalu melahirkan pemimpin yang Lebih berkualitas Dari sebelumnya atau minimal sama jangan mundur.
Batik Air, 1 Agustus 2016
SDK.

Minggu, 31 Juli 2016

POKEMON GO DAN PETAK UMPET

Oleh : DR. SUHARDI DUKA, MM  

Foto Facebook

Petak umpet adalah mainan anak-anak yang sering dilakukan di area out door. Model permainannya, satu orang menutup mata, dan yang lain lari bersembunyi. Ada yang bersembunyi di balik pagar, pohon atau di semak-semak. Permainan ini tanpa campur tangan teknologi. Tapi itu bermanfaat bagi anak-anak. Setidaknya dalam hal mengenal lingkungan sekitar. Praktik olah gerak dan berpikir akan terus mencari dimana gerangan teman yang bersembunyi. Begitulah 'zaman pokemon' yang pernah saya lalui.
Lalu bagaimana dengan Pokemon Go?
Pokemon go adalah game yang saat ini lagi melanda dunia termasuk Indonesia. Sebuah aplikasi yang diciptakan John Hanker dari Nintic labs. Pokemon Go menjadi luar biasa karena berbasis Google Maps dan Google Street Views. Ajaibnya, aplikasi ini bisa memotret obyek-obyek yang dianggap vital bagi satu negara.
Dalam praktiknya, Pokemon Go juga mengajak pemain untuk aktif di area out door, mengenal lingkungan. Karena ia harus pergi ke suatu tempat untuk dapat menangkap Pokemon yang diburu. Oleh Pak Wakil Presiden (Wapres) RI, Jusuf Kalla telah mengapresiasi perrmainan ini agar anak tidak hanya berdiam di dalam kamar bermain komputer tanpa aktivitas.
Teknologi dunia maya, dan inovasinya akan selalu melanda dunia ini. Kita tidak boleh manarik ulang ke masa dimana tekonologi itu belum ada. Pokemon go adalah inovasi teknologi maya yang bernilai ekonomi tinggi, yang dapat dijual ke berbagai aplikasi serta promosi di dunia maya.
Tentu, kita tidak dapat mengelak dari kemajuan itu. Apalagi menutup diri dari kemajuan teknologi dan inovasi yang semakin gencar. Kita ditunutut menyesuaikan, dan yang lebih penting kita dapat memanfaatkannya.
Baik dalam bentuk mengadaptasi nilai yang tetap sejalan dengan nilai sosial kehidupan bangsa, alih teknologi dan kemampuan inovasi anak bangsa. Serta memanfaatkan secara ekonomi setiap kemajuan teknologi tersebut.
Saat ini, kita sering selalu menjadi obyek. Belum mampu menjadi subyek dalam memanfaatkan teknologi digital dan dunia maya. Jangankan sampai ke arah sana, penggunaan teknologi kinerja untuk tingkat pemerintah Provinsi pun sampai saat ini masih manual. Belum bisa menghitung kinerja pegawai dengan mengaplikasi teknologi E-Government.
Di lain sisi kemampuan anak-anak muda pegawai Pemprov Sulbar sesungguhnya sudah sangat memahami penggunaan teknologi komputer dan aplikasi tersebut. Tapi mengapa sampai saat ini belum teraplikasi? Jawabannya, itu karena hanya persoalan stok generasi yang saat ini menjadi manager masih zaman mesin ketik dalam mengerjakan thesis.
Kita bisa saja latah melarang orang benrmain Pokemon Go, dengan berbagai alasan bahwa mengurangi kinerja, tidak disiplin dan jam kerja tersia-siakan. Tapi dimana cara mengukurnya ?
Kalau mengukur kerja pegawai hanya dengan perkiraan dan pra anggapan, akibatnya, yang berkinerja tinggi dihargai sama dengan yang berkinerja biasa-biasa saja atau sangat subyektif.
Di beberapa negara, aturan kepegawain sering tidak terlalu ketat dari sisi atribut dan prosedur. Tapi justru mengutamakan kinerja, atau hasil kerja yang dibebankan kepadanya.
Karena itu, fenomena Pokemon Go adalah fakta betapa kemajuan teknologi semakin tersaji kepada anak-anak dan kita semua. Maka, silahkan bermain asalkan tetap jaga diri. Jangan sampai kecelakaan, lalai terhadap etika dan batas rumah orang hanya karena mengejar Pokemon. Apalagi jika itu sampai memasuki rumah ibadah yang umatnya sementara melaksanakan ibadah.
Dan satu lagi, Ingat, Pokemon Go hanyalah mainan, bukan pekerjaan. Untuk itu jangan di utamakan...(sdk)

Minggu, 15 Mei 2016

100 Desa Dalam 3 Bulan SDK Catat Rekor Baru Paling Banyak Turun Ke Desa !?

Opini Oleh : Muhammad Nur

Foto : Facebook ( Syaiful Munir )

DR. H. Suhardi Duka, MM ( Pa SDK )  kemungkinan besar akan menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Pertama di Indonesia yang bisa mengunjungi sekitar 100 Desa di wilayahnya hanya dalam kurun waktu tiga bulan sejak Pebruari 2016, secara terus menerus, 100 Desa bahkan lebih banyak daripada itu bisa 200 atau 300 Desa akan menjadi torehan prestasi karena Konsolidasi yang diawali dari Kabupaten Polman , lalu Kabupaten Mamuju Utara, Kabupaten Mamasa selanjutnya Kabupaten Mamuju Tengah , menurut hitung-hitungan penulis adalah prestasi yang bisa dicatatatkan di Mesium Rekor Indonesia ( MURI )  , Turdes Kondolidasi ini baru mencapai sekitar 50 % saja dari target semula, jadi angka 100 - 200  Desa bahkan lebih  akan dicapai diakhir Tahapan Konsolidasi.

Sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Barat sekaligus sebagai Bakal Calon Gubernur Provinsi Sulawesi Barat di Pilkada serentak tahap dua 2017 yang akan datang, Beliau berupaya menyiapkan rencana dan strategi untuk memenangkan Partai Demokrat diseluruh ajang kompetisi Politik Pilkada Gubernur Sulbar 2017, Pilkada Bupati Mamasa dan Polman 2018, serta Pemilu 2019.

Turun ke Desa secara berkala dan terus menerus itu adalah dalam rangka  Sosialisasi Pencalonan Gubernur Sulawesi Barat , Konsolidasi Organisasi hingga ketingkat Anak Cabang dan Ranting untuk target Pilkada Kabupaten Mamasa dan Polman pada 2018 dan yang tak kalah pentingnya memenangkan Partai Demokrat di Pemilu dan Pilpres yang digelar bersamaan pada 2019.

" Tiga Target utama Partai Demokrat harus dimenangkan Oleh Partai Demokrat di Sulawesi Barat Khusunya dan Indonesia pada Umumnya.  tak ada kata lain  karena itu harga Mati,  Partai Demokrat harus menang untuk merebut dan mengembalikan Kejayaan   Partai Demokrat seperti sebelumnya, hanya dengan bekerja keras tanpa henti Kita akan menang " Kata Pa SDK pada suatu kesempatan di Mamuju beberapa waktu yang lalu.

" Program Prioritas Imfrastruktur ( jalan, jembatan, pasar dan lain-lain ), Pendidikan ( Peningkatan SDM ) hanya dengan peningkatan dan Pembangunan Pendidikan Masyarakat bisa sejahtera, bagaimana bisa sejahtera kalau pendidikan kurang, selanjutnya Peningkatan Pembangunan di bidang Kesehatan ( didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat ) hanya Orang sehat yang bisa bekerja dengan baik, hanya dengan imfrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan yang baik masyarakat bisa sejahtera, tentu dengan tidak melupakan program penunjang untuk saling melengkapi " Katanya.

Konsolidasi, Sosialisasi yang dikemas dalam bentuk Silaturakhmi dengan masyarakat di seluruh penjuru Sulbar disebut oleh Sekertariat DPD PD Sulbar sebagai Komitmen Pa SDK untuk menciptakan suatu keterikatan batin dan kesamaan presepsi dengan Masyarakat Sulbar tentang Visi dan misi serta Program kerja untuk mensejahterakan Masyarakat bila dirinya terpilih menjadi Gubernur Sulbar .

Pa SDK sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sulbar adalah sosok yang fenomenal, seorang yang memiliki Konsep yang jelas, memiliki kapasitas dan Integritas , yang tinggi. Beliau sebagai Manager mampu merangkum semua golongan untuk bersatu dan Solid berjuang tanpa pamrih.

Pa SDK mulai saat ini telah mengamati untuk menyiapkan dengan baik kader-kader Partai Demokrat Pilihan  untuk bertarung di Pilkada Mamasa dan Polman, kader-kader terbaik yang akan bertarung di Pemilu Legeslatif, Calon Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan Kabupaten, karena hanya dengan persiapan dan kesiapan yang matang Demokrat Bisa menang.

Pa SDK Turdes ( Turun Ke Desa ) di 100 Desa bukan Isapan jempol atau Berita Hoax Belaka, itu Fakta , walau begitu tidak semua prestasi bisa dicatat oleh Rekor Muri, harus ada tolak ukur yang jelas, apakah Turdes Konsolidasi Pa SDK ke 100 Desa dalam kurun waktu 3 bulan lebih saja  sudah pernah dicatatkan oleh Ketua DPD Partai Demokrat di Indonesia sebelumnya ? Kalau belum ini rekor baru Bung !? ***

Jumat, 29 April 2016

IBU HJ. HARSINAH SUHARDI ISTRI PA SDK, DIBALIK PRIA BERHASIL ADA ISTERI HEBAT

OLEH : NUHAMMAD NUR OKT.

Foto Ilha Tahir

Kalau dahulu kala  ada pemahaman bahwa peran istri dalam mengukir kesuksesan suami tidaklah begitu penting, tapi dijaman sekarang pelan-pelan pandangan itu mulai luntur. Istri dalam pandangan masa kini justru dianggap sebagai pondasi kuat yang mendukung keberhasilan suami dalam meraih seluruh harapan akan mimpi-mimpi indah.  Istri tidak lagi hanya dilihat sebagai faktor pelengkap saja melainkan menjadi faktor penentu kesuksesan suami  saat ini dan di masa yang akan datang .

Seorang  istri dapat memiliki kekuatan sedemikian besarnya untuk mendukung suami agar menjadi Orang sukses, sukses menggapai apa yang suami cita-citakan, bagaimana seorang  istri bisa menentukan kesuksesan sang pria ? Jawabnya  tentu kita semua memahami bahwa isteri adalah orang terdekat yang akan memenuhi dan menyiapkan kebutuhan suami, mengantar dan menemani  di rumah maupun dalam waktu waktu tertentu melakukan aktifitas keseharian  diluar rumah sehingga suami merasa mendapat dukungan kuat dari istri dalam menjalani aktifitasnya. Istrilah yang menjaga dan memelihara anak  anak dirumah, isteri jugalah yang mengatur masaalah keuangan rumah tangga dengan baik agar kondisi keuangan keluarga tetap terjaga.

Ibu Hj. Harsinah Suhardi Isteri dari DR.H. SUHARDI DUKA, MM  ketua DPRD dan Bupati Mamuju dua priode 2005 - 2015 dan Calon Gubernur Sulawesi Barat yang akan maju dalam Pilkada Serentak 2017 yang akan datang , Ibu paruh baya akan tetapi tetap  awet muda ini adalah seorang Ibu rumah tangga yang tangguh itu terlihat dari kekuatan mentalnya sepanjang mendampingi Pa SDK baik ketika masih berkiprah sebagai PNS dan hidup dalam kesederhanaan diawal pernikahannya, dengan kemampuan menyesuaikan diri ketika suaminya berada di puncak kekuasaan di Kabupaten Mamuju sebagai Bupati , Beliau mampu menjadi isteri dan Ibu yang tetap bersahaja dalam berbagai perubahan situasi.

Ibu Hj, Harsinah Suhardi  bukan saja berhasil mendukung Pa SDK untuk dapat melaksanakan tugas dengan baik akan tetapi berhasil membangun Karakter dan Pendidikan yang  baik bagi anak-anaknya, sehingga beberapa Orang putri Beliau telah menduduki posisi penting di Pemerintahan salah satu diantaranya menjadi Ketua DPRD Kabupaten Mamuju saat ini   Hj. St. Suraedah Suhardi, Se, M.Si.

Tiga bulan terakhir saat Pa SDK mempersiapkan diri untuk mencalonkan diri sebagai Kandidat Gubernur Sulawesi Barat pada Pilkada Gubernur Sulbar 2017 yang akan datang, Pa SDK dan Timnya  secara rutin turun ke Desa menemui konstituen di 6 Kabupaten Provinsi Sulawesi Barat, sejak memulai Tour Konsolidasi bertajuk Silaturachmi pada awal bulan Pebruari yang dimulai dari Kabupaten Polman sampai saat ini Pa SDK telah mendatangi sekitar seratus Desa hingga kepelosok Desa terpencil dibalik punggung bukit Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat/

Imfrastruktur yang belum memadai antara satu desa dengan desa lainnya membuat perjalanan Pa SDK sungguh sangat melelahkan walau demikian Sang Isteri yang setia dan mendukung penuh Pa SDK  Ibu Hj Harsinah Suhardi selalu ada di dekatnya menemani Sang Suami dalam situasi dan kondisi cuaca yang kurang menguntungkan kemana dan dimanapun Beliau berada dipedalam Sulbar dalam melakukan Sosialisai dan Konsolidasi untuk memanangkan Demokrat di semua ajang Kompetisi di Sulawesi Barat.

Sudah tiga bulan terakhir Pa SDK dan Tim berada di Desa-Desa Provinsi Sulawesi Barat, sudah tiga bulan pula Ibu Hj. Harsinah Suhardi berada diluar rumah menemani dengan setia Sang Suami yang sangat Dia Cintai untuk mengejar cita-citanya merubah nasib masyarajat Sulbar menjadi lebih baik dari sebelumnya, Sulbar yang tenteram, aman dan damai, Sulbar yang Malaqbi...Amin..

Diolah Dari berbagai Sumber ****

Rabu, 13 April 2016

KARIER PA SDK SEMAKIN KEDEPAN AKAN SEMAKIN BERSINAR

OPINI OLEH : MUHAMMAD NUR OKT

 Foto : Gerbong Induk


Kalau pengamat Politik Ray Rangkuti di kompas.com meyakini bahwa karier Pa Basuki Tjahaja Purnama akan tetap Cemerlang seusai masa jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2017.  Penulispun meyakini kalau Pa DR. H. Suhardi Duka, MM yang akrab disapa Pa SDK oleh Kolega dan masyarakat Sulbar , usai melaksanakan masa jabatan ke Duanya sebagai Bupati Mamuju pada Oktober 2015 yang lalu  , saat ini tengah mempersiapkan diri dengan baik  untuk  bertarung  sebagai Kandidast Gubernur Sulawesi Barat pada Pilkada serentak 15 Pebruari 2017, Saya Prediksi semakin kedepan kariernya akan semakin bersinar, dengan pertimbangan sederhana seperti berikut :

Dari hasil analisa sederhana dan insting Penulis mengatakan " Pa SDK tidak akan berlama-lama dalam penantian untuk duduk dikursi 01 Sulbar setelah meninggalkan kursi 01 Mamuju, karena Pilkada Gubernur Sulawesi Barat tinggal beberapa bulan kedepan, penantian itu akan semakin pendek karena derasnya dukungan yang datang dari Tokoh Masyarakat di Sulawesi Barat serta kesibukan melakukan Sosialuisasi bertajuk Silaturrakhim keseluruh penjuru Desa di Sulawesi Barat "

" Tak perlu Penulis jelaskan secara rinci karena sudah  ditulis dalam berbagai opini sebelumnya. Selain Partai Demokrat ada beberapa Partai Politik Besar di Sulbar yang memiliki hubungan emosional dengan Pa SDK akan mendukung Beliau menuju Pilkada Gubernur Sulawesi Barat dalam Soal dukungan Masyarakat dan Partai Politik Pa SDK memiliki peluang yang sangat signifikan "

Sosok seperti Pa SDK sangat dibutuhkan oleh Masyarakat Sulawesi Barat sebagai Pemimpin masa Depan. Beliau punya komitmen yang tinggi untuk membangun imfrastruktur dari Desa terpencil hingga keperkotaan, , bila terpilih jadi Gubernur Beliau akan memperbaiki dan meningkatkan perekonomian masyarakat menuju Masyarakat Sejahtera. Pa SDK adalah Pemimpin masa depan Politisi yang bijaksana, tegas , dan cepat dalam bertindak dan   Pemimpin seperti inilah yang dibutuhkan oleh masyarakat Sulbar untuk melanjutkan Pembangunan yang sudah ada dan membenahi masaalah yang belum sempurna, jangan lupa Beliau adalah Pemikir yang akan membangun Inovasi baru untuk Sulbar yang lebih baik.

Opini ini adalah Opini Penulis, antara satu Orang dengan yang lain kemungkinan berbeda pandangan dalam melikat sesuatu hal , perbedaan pendapat bahkan pendapatan itu sah-sah saja diera demokrasi dan Globalisasi , Tapi Atas dasar Pemikiran yang dibangun dari berbagai Opini sebelumnya Penulis mengambil kesimpulan bahwa Politisi seperti Pa SDK Semakin Kedepan akan semakin Bersinar, Insya Allah , Setiap perkataan yang baik akan bermakna Doa ******