Social Icons

Jumat, 29 April 2016

IBU HJ. HARSINAH SUHARDI ISTRI PA SDK, DIBALIK PRIA BERHASIL ADA ISTERI HEBAT

OLEH : NUHAMMAD NUR OKT.

Foto Ilha Tahir

Kalau dahulu kala  ada pemahaman bahwa peran istri dalam mengukir kesuksesan suami tidaklah begitu penting, tapi dijaman sekarang pelan-pelan pandangan itu mulai luntur. Istri dalam pandangan masa kini justru dianggap sebagai pondasi kuat yang mendukung keberhasilan suami dalam meraih seluruh harapan akan mimpi-mimpi indah.  Istri tidak lagi hanya dilihat sebagai faktor pelengkap saja melainkan menjadi faktor penentu kesuksesan suami  saat ini dan di masa yang akan datang .

Seorang  istri dapat memiliki kekuatan sedemikian besarnya untuk mendukung suami agar menjadi Orang sukses, sukses menggapai apa yang suami cita-citakan, bagaimana seorang  istri bisa menentukan kesuksesan sang pria ? Jawabnya  tentu kita semua memahami bahwa isteri adalah orang terdekat yang akan memenuhi dan menyiapkan kebutuhan suami, mengantar dan menemani  di rumah maupun dalam waktu waktu tertentu melakukan aktifitas keseharian  diluar rumah sehingga suami merasa mendapat dukungan kuat dari istri dalam menjalani aktifitasnya. Istrilah yang menjaga dan memelihara anak  anak dirumah, isteri jugalah yang mengatur masaalah keuangan rumah tangga dengan baik agar kondisi keuangan keluarga tetap terjaga.

Ibu Hj. Harsinah Suhardi Isteri dari DR.H. SUHARDI DUKA, MM  ketua DPRD dan Bupati Mamuju dua priode 2005 - 2015 dan Calon Gubernur Sulawesi Barat yang akan maju dalam Pilkada Serentak 2017 yang akan datang , Ibu paruh baya akan tetapi tetap  awet muda ini adalah seorang Ibu rumah tangga yang tangguh itu terlihat dari kekuatan mentalnya sepanjang mendampingi Pa SDK baik ketika masih berkiprah sebagai PNS dan hidup dalam kesederhanaan diawal pernikahannya, dengan kemampuan menyesuaikan diri ketika suaminya berada di puncak kekuasaan di Kabupaten Mamuju sebagai Bupati , Beliau mampu menjadi isteri dan Ibu yang tetap bersahaja dalam berbagai perubahan situasi.

Ibu Hj, Harsinah Suhardi  bukan saja berhasil mendukung Pa SDK untuk dapat melaksanakan tugas dengan baik akan tetapi berhasil membangun Karakter dan Pendidikan yang  baik bagi anak-anaknya, sehingga beberapa Orang putri Beliau telah menduduki posisi penting di Pemerintahan salah satu diantaranya menjadi Ketua DPRD Kabupaten Mamuju saat ini   Hj. St. Suraedah Suhardi, Se, M.Si.

Tiga bulan terakhir saat Pa SDK mempersiapkan diri untuk mencalonkan diri sebagai Kandidat Gubernur Sulawesi Barat pada Pilkada Gubernur Sulbar 2017 yang akan datang, Pa SDK dan Timnya  secara rutin turun ke Desa menemui konstituen di 6 Kabupaten Provinsi Sulawesi Barat, sejak memulai Tour Konsolidasi bertajuk Silaturachmi pada awal bulan Pebruari yang dimulai dari Kabupaten Polman sampai saat ini Pa SDK telah mendatangi sekitar seratus Desa hingga kepelosok Desa terpencil dibalik punggung bukit Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat/

Imfrastruktur yang belum memadai antara satu desa dengan desa lainnya membuat perjalanan Pa SDK sungguh sangat melelahkan walau demikian Sang Isteri yang setia dan mendukung penuh Pa SDK  Ibu Hj Harsinah Suhardi selalu ada di dekatnya menemani Sang Suami dalam situasi dan kondisi cuaca yang kurang menguntungkan kemana dan dimanapun Beliau berada dipedalam Sulbar dalam melakukan Sosialisai dan Konsolidasi untuk memanangkan Demokrat di semua ajang Kompetisi di Sulawesi Barat.

Sudah tiga bulan terakhir Pa SDK dan Tim berada di Desa-Desa Provinsi Sulawesi Barat, sudah tiga bulan pula Ibu Hj. Harsinah Suhardi berada diluar rumah menemani dengan setia Sang Suami yang sangat Dia Cintai untuk mengejar cita-citanya merubah nasib masyarajat Sulbar menjadi lebih baik dari sebelumnya, Sulbar yang tenteram, aman dan damai, Sulbar yang Malaqbi...Amin..

Diolah Dari berbagai Sumber ****

Rabu, 13 April 2016

KARIER PA SDK SEMAKIN KEDEPAN AKAN SEMAKIN BERSINAR

OPINI OLEH : MUHAMMAD NUR OKT

 Foto : Gerbong Induk


Kalau pengamat Politik Ray Rangkuti di kompas.com meyakini bahwa karier Pa Basuki Tjahaja Purnama akan tetap Cemerlang seusai masa jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2017.  Penulispun meyakini kalau Pa DR. H. Suhardi Duka, MM yang akrab disapa Pa SDK oleh Kolega dan masyarakat Sulbar , usai melaksanakan masa jabatan ke Duanya sebagai Bupati Mamuju pada Oktober 2015 yang lalu  , saat ini tengah mempersiapkan diri dengan baik  untuk  bertarung  sebagai Kandidast Gubernur Sulawesi Barat pada Pilkada serentak 15 Pebruari 2017, Saya Prediksi semakin kedepan kariernya akan semakin bersinar, dengan pertimbangan sederhana seperti berikut :

Dari hasil analisa sederhana dan insting Penulis mengatakan " Pa SDK tidak akan berlama-lama dalam penantian untuk duduk dikursi 01 Sulbar setelah meninggalkan kursi 01 Mamuju, karena Pilkada Gubernur Sulawesi Barat tinggal beberapa bulan kedepan, penantian itu akan semakin pendek karena derasnya dukungan yang datang dari Tokoh Masyarakat di Sulawesi Barat serta kesibukan melakukan Sosialuisasi bertajuk Silaturrakhim keseluruh penjuru Desa di Sulawesi Barat "

" Tak perlu Penulis jelaskan secara rinci karena sudah  ditulis dalam berbagai opini sebelumnya. Selain Partai Demokrat ada beberapa Partai Politik Besar di Sulbar yang memiliki hubungan emosional dengan Pa SDK akan mendukung Beliau menuju Pilkada Gubernur Sulawesi Barat dalam Soal dukungan Masyarakat dan Partai Politik Pa SDK memiliki peluang yang sangat signifikan "

Sosok seperti Pa SDK sangat dibutuhkan oleh Masyarakat Sulawesi Barat sebagai Pemimpin masa Depan. Beliau punya komitmen yang tinggi untuk membangun imfrastruktur dari Desa terpencil hingga keperkotaan, , bila terpilih jadi Gubernur Beliau akan memperbaiki dan meningkatkan perekonomian masyarakat menuju Masyarakat Sejahtera. Pa SDK adalah Pemimpin masa depan Politisi yang bijaksana, tegas , dan cepat dalam bertindak dan   Pemimpin seperti inilah yang dibutuhkan oleh masyarakat Sulbar untuk melanjutkan Pembangunan yang sudah ada dan membenahi masaalah yang belum sempurna, jangan lupa Beliau adalah Pemikir yang akan membangun Inovasi baru untuk Sulbar yang lebih baik.

Opini ini adalah Opini Penulis, antara satu Orang dengan yang lain kemungkinan berbeda pandangan dalam melikat sesuatu hal , perbedaan pendapat bahkan pendapatan itu sah-sah saja diera demokrasi dan Globalisasi , Tapi Atas dasar Pemikiran yang dibangun dari berbagai Opini sebelumnya Penulis mengambil kesimpulan bahwa Politisi seperti Pa SDK Semakin Kedepan akan semakin Bersinar, Insya Allah , Setiap perkataan yang baik akan bermakna Doa ******

Selasa, 26 Januari 2016

ANTARA MEMILIH DAN MENGELOLA ORANG BAGI BUPATI BARU

OLEH : DR.H.SUHARDI DUKA, MM



Pimpinan sering memiliki perbedaan dalam menerapkan Managemen pengololaan, termasuk di birokrasi.  Dalam Managemen ada namanya hukum Packard. Katanya tidak ada perusahaan yang dapat konsisten meningkatkan penghasilannya secara lebih cepat dibandingkan kemampuannya mendapatkan cukup banyak orang yang tepat guna menerapkan pertumbuhan.

Pilihannya adalah apakah kita mendahulukan memilih orang yang tepat, loyal, tulus, hebat dan profesional ketimbang kita harus memilih untuk membimbing dan mengawasi serta mengololah terus menerus agar tercapai tujuan.
Dalam satu tim kerja memilih orang adalah langkah yang sangat menentukan dalam sukses nya sebuah organisasi. Memilih profesional dengan taruhan mandiri, atau memilih kawan dengan taruhan bimbingan. Yang baik adalah kawan yang profesional agar tim work bekerja maksimal dan loyalitas berjalan tampa pengawasan karena dibangun bersama untuk satu tujuan bersama pula.

Orang2 terbaik tidak perlu di kelolah, mereka hanya perlu dibimbing dan dipimpin, tapi orang yang lemah membutuhkan waktu untuk di kelolah terus menerus.    Pimpinan akan banyak kehilangan waktu bila waktunya digunakan untuk mengololah  para SKPD .  Akan tetapi organisasi akan kehilangan haluan bila orang yang dipilih tidak tepat dan tdk mandiri serta profesional kemudian dibiarkan bekerja tampah arahan dan bimbingan yang jelas.

Memilih dan mengololah adalah suatu pilihan, Managemen akan rontok bila kita salah menerapkan, menganggap pilihan kita baik tapi ternyata yang ada adalah pemain cadangan dengan kualitas rendah, kemudian meninggalkan dan mempercayakan satu tanggung jawab penuh arganisasi atau perusahaan, maka disana akan terjadi tumpang tindih dan saling menganggap hebat dan benar. Kalau itu yang terjadi maka kegagalan menanti capaian yang diharap akan gagal, justru akan lemah bila berhadapan dengan legislatif maupun lembaga lain.

Bupati baru pilihan rakyat, sebentar lagi akan dilantik dan memegang tanggung jawab besar untuk mengololah daerah, disana akan mewujudkan visinya dan janji kampanyenya  tentu dalam rentang waktu 5 tahun.  Pemimpin yang hebat akan memulai transformasi dengan memilih orang orang yang tepat untuk diajak naik bus, jangan ragukan orang, dan ketika ragu maka lakukan pencarian terus untuk mendapat kan orang yang hebat yang akan bersama  dalam mengololah daerah.  Orang yang ada di bus bisa direvitalisasi ataupun menurunkan sebagian penumpangnya agar tidak jenuh.

Orang yang hebat yang dimksud sebagian cirinya adalah mereka suka berdebat untuk mencari inovasi dan transformasi tapi ketika keputusan sudah di ambil diskusi dan debat selesai, semua tunduk pada putusan bersama, tujuan bersama serta untuk kepentingan publik. Hindari orang yang senang politik intrik dalam birokrasi, karena akan menjadi bibit untuk merusak hubungan antara bupati dan wakilnya.



Simpang lima. 20 Januari 2016




            SDK.

PNS DALAM MENTAL PRIYAYI

 OLEH : DR.H. SUHARDI DUKA, MM



Sikap yg menempatkan posisi Sebagai pelayan di kalangan PNS belum sepenuhnya dapat diterapkan walaupun reformasi birokrasi sudah berjalan hampir 1 dekade.
Bahkan posisi PNS dalam kelas sosial masih memposisikan diri Sebagai kelas menengah keatas bersama dengan kalangan swasta. Kesejahteraan PNS memang perlu di tingkatkan agar dapat menghindarkan diri dari prilaku korupsi baik itu peningkatan gaji maupun peningkatan tunjangan kinerja dan lainnya.  Akan tetapi persoalan mengubah prilaku yang dilayani menjadi pelayan adalah suatu yang di haruskan.


Dalam visi Nawacita, dan revolusi mental hendaknya dijadikan Sebagai upaya untuk mengubah kebiasaan  PNS yang ber mental dilayani menjadi melayani masyarakat.
Kata kata pelayan Bagi PNS jangan di artikan rendah atau starata rendah yang bisa memalukan Bagi PNS.  Karena pelayan Bagi PNS tidak sama konotasinya dengan pelayan di restoran.  Demikian halnya kata pembantu, yang melekat pada menteri tidak sama konotasinya dengan kata pembantu yang melekat pada rumah tangga. Menteri Sebagai pembantu president tidaklah rendah.

Pelayanan yang diberikan PNS tujuannya adalah Kesejahteraan , kepuasan , kemudahan, percepatan dan murah Bagi masyarakat. Untuk itu PNS dalam me revolusi dirinya. Mampu mentranformasikan diri untuk ber inovasi dan menyatu dengan kemajuan tekonologi.
Bukan lagi saat ya PNS di ukur dari sisi kehadiran ya Saja Akan tetapi Lebih jauh dari itu ada out came dari setiap kinerja yang terukur.

Bekerja di rumah atau dimana Saja Bagi PNS dapat Saja  dinilai Sebagai satu kinerja, biar tdk di kantor sejauh target kerja yang diberikan dapat dipenuhi dan bahkan bisa melampaui target.  Dengan aplokasi E Gov, PNS semakin dimunkinkan untuk bekerja diluar rungan dan batasan waktu kantor.
Generasi PNS yang saat ini memegang jabatan puncak  seperti esalon II  masih banyak yang tidak paham IT. Mereka pada saat kuliah masih menggunakan mesin ketik  menyelesaikan skripsi dan thesis, mereka yang lahir tahun 70 ke bawah, dan iya tidak menyediakan diri dan belajar tekonologi informasi. Cirinya adalah mereka yang menggunakan HP, untuk menelpon Saja dan SMS.
PNS generasi ini sulit berubah, Hanya satu dua orang yang benar2 berusaha untuk me reformasi diri baik dalam tugas maupun dalam tekonologi IT dan inovasi.

Suatu saat di kantor pemkab mamuju, saya tidak memberlakukan undang an by Surat, cukup dengan undang an rapat by SMS di group esalon. Yang satu ini selalu terlambat, kok terlambat terus Pak ? ,  tegur aku, dia jawab saya tidak ada pemberi tahuan rapat, kok itu kau punya black Barry. Ada undangan di group BBM ndak baca yah, jawabnya aku tdk tahu buka Pak.  Bukti seperti ini sulit untuk dirubah.

Generasi PNS yang lahir tahun 70 an yang sudah terbiasa dengan IT, saat ini mereka masih berada di esalon III sedikit di esalon II mereka inilah yang cepat mengaplikasi perubahan.
Banyak inovasi dan pandai menggunakan E.Gov. Baik planning, budgeting, dan kontrol kinerja. Generasi ini sudah sedikit menjauh dari mental kelas dan merasa priyayi dalam kelas masyarakat.  Justru meleka memiliki kepuasan tersendiri kalau dapat memberi Pelayanan maksimal ke publik.  Ke depan bila generasi ini yang memegang jabatan esalon II saya yakin Akan terjadi perubahan yang cepat di birokrasi. Semoga.




Simpang Lima tgl, 16 January 2016

Jumat, 15 Januari 2016

DIRGA ADHI PUTRA SINGKARRU RESMI BERGABUNG DI PARTAI DEMOKRAT



Dirga Adhi Putra Singkarru Ketua DPD  Assosiasi Pengusaha Indonesia ( APINDO ) Sulawesi Barat resmi bergabung di Partai Demokrat hari ini Jum'at tanggal 15 Januar 2016 dalam acara Pembukaan Musda/ Muscab ke III Partai Demokrat secara serentak di Hotel D'Maleo Mamuju.

Dirga dikukuhkan sebagai Anggota Partai Demokrat oleh Ketua BPOKK Partai Demokrat Bapak Jendral ( Purn ) Pramono Edy Wibowo. Dilihat dari kapasitas yang dimiliki oleh Dirga Anak muda Putra Mantan Anggota DPR RI Pa Hendra Singkarru  asal Polewali Mandar ini akan bergabung dalam kepengurusan DPD Partai Demokrat Sulawesi Barat yang yang dipimpin oleh Pa SDK yang baru saja terpilih kembali untuk priode kedua 2016 - 2021.

Dalam kata pengukuhannya Pa Pramono Edy Wibowo mengatakan bahwa " Dirga ini adalah anak muda yang memiliki harapan masa depan yang masih panjang, kepada anak muda yang energik dan mau bekerja keras Partai menaruh harapan akan masa depan yang lebih baik,  dipundak para pemuda ini harapan itu kita gantungkan " .

Pengukuhan Dirga Singkarru disaksikan oleh Ketua DPD PD Sulbar Bpk. DR. H. Suhardi Duka, MM, Sekertaris DPD PD Sulbar Bpk. Andi Mappangara, S.Sos, Wakil Ketua BPOKK, Bupati Mamasa Bpk. Ramlan Badawi, Bupati Mamuju terpilih Pa Habsi Wahid, Bupati Mamuju Tengah Terpilih Bpk H, Aras Tammauni, serta para peserta Musda/ Muscab Sulawesi Barat ****

Sabtu, 21 November 2015

DEMOKRAT PREDIKSI HABSI - IWAN AKAN MENANG MUDAH DI PILKADA MAMUJU 2015



DPD Partai Demokrat Sulawesi Barat Sangat Optimis pasangan Calon Bupati No Urut 3  H. Habsi Wahid - Irwan Pababari menang dalam Pilkada serentak yang akan digelar 9 Desember 2015, Pasangan ini diyakini dapat mewakili konfigurasi Pemilih di Kabupaten Mamuju. Survey yang dirilis pada bulan Oktober 2015 membuktikan Habsi - Iwan memimpin dengan torehan 50 % lebih dari jumlah responden yang dijadikan sample dalam Survey yang digelar dari bulan September - Oktober 2015.

Ternyata tidak cuma lembaga survei menjagokan Calon No Urut 3 Pa Habsi Wahid - Pa Irwan Pababari  dengan tagline Lanjutkan Pembangunan  akan menang  di Pilkada Mamuju 9 Desember 2015, Pa SDK  Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Barat pun dalam pernyataan Pers disuatu kesempatan baru-baru ini di Mamuju mengungkapkan keyakinannya bahwa "  Insya Allah Pa Habsi - Iwan Pababari akan memenangi Pilkada Mamuju 2015, Survey yang dirilis pada bulan Oktober 2015 , mengungkapkan bahwa Lebih dari 50 % responden menjagokan Habsi - Iwan , kemudian ditunjang lagi dengan kampanye yang kami lakukan secara masif dan terorganisir dengan baik beberapa hari belakangan bersama teman-teman Koalisi para Ketua DPC Partai Pendukung  dan   Tokoh Sentral dari Mamuju Pa Almalik dan Pa Aruchul Thahir , tentu  akan semakin meningkatkan popularitas dan Elektabilitas Habsi - Iwan yang pada akhirnya bermuara pada kemenangan "  Ujar Pa SDK Optimis.




Pada bagian lain Politisi Partai Demokrat Pa Djamruddin  mengungkapkan  bahwa " Sebagaimana diketahui  Tim Koalisi Pemenangan Pasangan No. Urut 3 Pa Habsi - Iwan telah menyelenggarakan kampanye terbatas sejak tanggal 19 Nopember 2015 Star dari Kecamatan Tommo dengan menampilkan Jurkam  Andalan Bapak DR. H. Suhardi Duka, MM, Ketua DPRD Mamuju 2005, Bupati Mamuju Priode 2005 - 2015, Bpk. H. Almalik Pababari, Mantan Ketua DPRD Mamuju, Bupati Mamuju Priode 2000 - 2005, dan Bapak Aruchul Thahir Tokoh Masyarakat Sulawesi Barat, Ketiganya adalah Mantan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Mamuju, Partai yang sepanjang sejarah Mamuju selalau menjadi Pemenang baik di Pemilu maupun Pilbup Mamuju ( Kecuali tahun 2014 yang baru lalu ) ketika Partai Demokrat mengambil alih kemenangan itu dengan menempatkan 10 Orang Wakilnya di DPRD Kabupaten Mamuju 2014 - 2019. Dengan kehadiran 3 Jurkam andalan yang memiliki karisma, memiliki power, simpatisan dan loyalis yang tak terbilang junlahnya dan berada bersama pasangan Habsi - Iwan dipastikan akan menambah pundi - pundi suara yang signifikan untuk memenangkan Pasangan No Urut 3 di Pilkada Mamuju " jelasnya tanpa ragu.

Habsi - Iwan , yang diusung dan didukung oleh Partai Hanura, PKS , PBB dan Partai Demokrat memiliki hampir separuh Anggota DPRD di Kabupaten Mamuju dengan begitu kemenangan Paslon Habsi - Iwan akan membuat Sinergi antara Eksekutif dan Legeslatif akan harmonis seiring dan sejalan  hal ini  menguntungkan bagi kelanjutan Pembangunan di Kabupaten Mamuju kelak, Untuk itu Paslon No Urut 3 harus menang dan dimenangkan  " Kata Pa Djamruddin seorang Pengamat dan Politisi Partai Demokrat  di Mamuju (  20/11/2015 ).

" Kami Prediksi Pasangan Habsi - Iwan akan meraup suara dari Kecamatan Mamuju, Singkep dan Tapalang serta Kalukku, akan tetapi pada Wilayah tertentu akan terjadi pertarungan yang ketat dengan para Kompetitor lainnya, tapi jangan lantas lengah karena kompetitor juga terus berupaya untuk menang " Kata Pa Djamruddin mengakhiri bincang dengan WWS ***



Selasa, 03 November 2015

MUSDA III DEMOKRAT SULBAR SDK AKAN MENANG AKLAMASI

OPINI SINGKAT  : MUHAMMAD NUR INNO ( OKT ).


Foto Facebook

Dari hasil pengamatan secara saksama dilapang kami memprediksi DR. H. SUHARDI DUKA,MM ( SDK ) akan menang Aklamasi untuk kembali menjabat Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Barat Priode 2015 - 2020 pada Musyawarah Daerah III Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Barat yang akan diselenggarakan pada tanggal 23 - 24 November 2015, di Hotel D'Maleo Mamuju.

Kami dan kawan-kawan dari internal maupun pengamat eksternal  DPD Partai Demokrat berpendapat sampai saat ini belum ada Tokoh di Demokrat yang memiliki kemampuan sekaliber Bupati Mamuju priode 2005-2010 dan 2010 - 2015 yang telah berakhir masa jabatannya pada bulan Oktober yang baru lalu. Dalam Musda III nanti tidak akan ada Calon  lain yang akan maju untuk memberi jalan kepada Pa SDK untuk kembali memimpin DPD Partai Demokrat Sulawesi Barat.

Prediksi kami dalam pemandangan Umum nanti para Pemilik suara akan sepakat menentukan pilihannya kepada Pa SDK tanpa reserve, soal Pemilihan Ketua itu sudah harga mati kemungkinan yang masih akan dibahas di Panitia Pengarah ( Stering Comite ) adalah Pembentukan Komisi, tata tertib dan  Pertanggung Jawaban Pengurus DPD Partai Demokrat Sulawesi Barat priode sebelumnya.

Dalam arena Musda  III yang akan berlangsung selama dua hari dapat dipastikan bahwa DR. H. Suhardi Duka, MM akan terpilih secara aklamasi, seperti yang terjadi pada Pemilihan Ketua Umum Partai Demokrat di Kongres Partai Demokrat Surabaya Mei 2015 yang lalu, dimana Pa SBY tanpa mengalami hambatan terpilih kembali sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Sebagai penulis kami meyakini bahwa dalam Musda III DPD Demokrat Sulawesi Barat kali ini tidak akan bernasib sama dengan beberapa Partai lainnya yang mengalami Dead Lock dalam Musda karena menurut kami Partai Demokrat Sulawesi Barat sangat Solid dibawa Kepemimpinan Pa SDK.

Akhirnya kami UCAPKAN SELAMAT BERMUSYAWARAH SUKSES MENYETAI KITA SEMUA " ***