Social Icons

Minggu, 01 Juni 2014

DAFTAR ANGGOTA DPRD KABUPATEN MAMUJU TERPILIH PRIODE 2014 - 2019

 Disusun Oleh : MUHAMMAD NUR OKT - M amuju

Sahabat Pembaca Warta Warga Sulbar, kali ini penulis ingin berbagi imfo penting mengenai Daftar nama-nama Orang Caleg DPRD Kab. Mamuju yang berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Kabupaten Mamuju  ( 25/4/2014 ) telah terpilih menjadi Anggota DPRD KLabupaten Mamuju  priode 2014-2019.

Perlu diketahui bahwa Kabupaten Mamuju dan pecahannya Mamuju Tengah yang baru terbentuk  pada awaql 2013 yang baru lalu  masih bergabung dalam  5 Dapil pada Pemilu 2014 yang baru lalu, selanjutnya  akan dibagi dua setelah  Perangkat KPU dan DPRD Kabupaten Mamuju Tengah berdiri sendiri, dengan asumsi seperti itu penulis berusaha menampilkan  simulasi susunan Anggota DPRD Kabupaten Mamuju   simulasi setelah pelantikan DPRD Kabupaten Mamuju Tengah :

BERIKUT PREDIKSI DAFTAR ANGGOTA DPRD KABUPATEN MAMUJU BERDASARKAN PARTAI PENDUKUNG :
PARTAI DEMOKRAT, 16 ORANG ANGGOTA
DPRD
  1. Hj.SITTI SURAEDAH SUHARDI, SE, M.Si ( dapil 1Mamuju )
  2. FEBRIYANTO WIJAYA, ( dapil 1 Mamuju )
  3. MAHYUDDIN, ( dapil 1 Mamuju ).
  4. BAHMID ISMAIL  ( dapil 1 Mamuju )
  5. Yuslifar Yunus Jafar ( dapil 1 Mamuju Potensi Pengisian ),
  6. IR. RAMLIATI S MALIO ( Dapil 2 Mamuju )
  7. SEMUAL TOYANI ( dapil 2 Mamuju ),
  8. Ronal Maila ( dapil 2 potensi Pengisian  )
  9. SYAMSUDDIN HATTA ( dapil 3 Mamuju )
  10. PARDIYO ( dapil 3 Mamuju ).
  11. HAMKA ( Dapil 4 Mamuju  untuk MATENG )
  12. Hj.NIRMALASARI ARAS, SH ( Dapil 5 Mamuju untuk MATENG )
  13. H. ARSAL ARAS, SE ( Dapil 5 Mamuju untuk MATENG )
  14. H.SYAHRUL SUKARDI ( Dapil 5 Mamuju untuk MATENG )
  15. Nurlely Tammauni  ( Dapil 5 Mamuju potensi  Pengisian MATENG ).
  16. Lagulana  ( Dapil 5 Mamuju potensi Pengisian MATENG )
Keterangan : 10 Orang untuk DPRD Mamuju ,   6 Orang DPRD Mateng  Total  16 Orang.

PARTAI GOLKAR , ANGGOTA DPRD 7  ORANG
  1. H. DRS. SUGIANTO ( Dapil 1 Mamuju )
  2. H. BAHRUN RASYD ( Dapil 1 Mamuju )
  3. ANWAR ( Dapil 2 Mamuju )
  4. SUHARTONO ( Dapil 3 Mamuju )
  5. YULIUS  SANUSI ( Dapil 4 Mamuju,  Untuk MATENG  )
  6. NINING KASDAWIAH (Dapil 5 Mamuju ,  Untuk MATENG )
  7.  Anwar Laumma  ( dapil 5 Mamuju , potensi Pengisian untuk MATENG )
Keterangan : 4 Orang DPRD Mamuju, 3 Untuk Mateng, Total 7 Orang .

PARTAI GERINDRA 4 ORANG ANGGOTA DPRD
  1. AMUHAMMAD REZA ( dapil 1 Mamuju ),
  2. Nurdin Tolla  ( Dapil 3 Mamuju , potensi pengisian  MAMUJU ) 
  3. RUDI ( Dapil Dapil 4 Mamuju, untuk MATENG,)
  4. PANJI BAYU WIDODO ( Dapil 5 Mamuju, Untuk MATENG )
Keterangan : 2 Orang DPRD Mamuju dan 2 Orang DPRD MATENG , Total 4 Orang.

PARTAI AMANAT NASIONAL ( PAN ) 5 ORANG ANGGOTA DPRD


  1. MASRAM JAYA ( Dapil 1 Mamuju )
  2. M. Imran AB  ( Dappil 1 Mamuju, potensi Pengisian )
  3. Hj. Ratnawati Hibo  ( Dapil 3 Mamuju, potensi Pengisian )
  4. FATAHUDDIN ( Dapil 4 Mamuju,  MATENG ),
  5. Zainuddin H  ( Dapil 5 Mamuju, potensi pengisian MATENG )
Kterangan : 3 Orang DPRD Mamuju, dan 2 Orang DPRD Mateng, Total 5 Orang.

PARTAI KEBANGKITAN BANGSA ( PKB )  3 ORANG ANGGOTA DPRD
  1. YANI BAHARUDDIN ( Dapil 1 Mamuju )
  2. ASHARUDDIN ABDULLAH ( Dapil 2 Mamuju )
  3. INCE IRWAN THAHIR ( Dapil 5 Mamuju,  untuk MATENG )
Keterangan : 2 Orang DPRD Mamuju, dan 1 Orang DPRD MATENG, Total 3 Orang.

PDI - P  4 Orang anggota DPRD
  1. M. Ashad Tamborang  (  Dapil 1 Mamuju, potensi pengisian Mamuju )
  2. ADO MASHUD ( Dapil 2 Mamuju )
  3. Alamsyah Arifin ( Dapil 4 Mamuju, potensi pengsiain untuk MATENG ),
  4. DAUD ( Dapil 5 Mamuju,  untuk MATENG )
Keterangan : 2 Orang DPRD Mamuju, dan 2 Orang DPRD MATENG.

NASDEM 3 ORANG ANGGGOTA
  1. MALIK BALLAKO ( Dapil 1 Mamuju )
  2. Nelson  ( Dapil 4 Mamuju, potensi Pengisian MATENG ),
  3. Abd. Wahab  ( Dapil 5 Mamuju, potensi Pengisian MATENG )
Keterangan : 1 Orang DPRD Mamuju. 2 Orang kemungkinan MATENG. Total 3 Orang.

PARTAI HANURA 5 ORANG ANGGOTA DPRD
  1. AHMAD IKSAN SYARIF ( Dapil 1 Mamuju ),
  2. Syaifuddin Badaruddin  ( dapil 1 Mamuju , potensi Pengisian MAMUJU )
  3. ANDI DODY HERMAWAN ( dapil 2 Mamuju )
  4. IRWAN SP PABABARI ( dapil 3 Mamuju )
  5. ABDILLAH ADHIN (  dapil 4 Mamuju , Untuk MATENG  ).
Keterangan : 4 Orang untuk DPRD Mamuju, dan 1 Orang Untuk Mateng,total 5 Orang.

PARTAI BULAN BITANG ( PBB )
  1. Hj. Normah Tasdir  ( Dapil Mamuju, Potensi Pengisian )
  2. MUH. ARIFIN ( Dapil 2 MAMUJU )
Keterangan : 2 Orang untuk Anggota DPRD Mamuju, Total 2 Orang.

PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN ( PPP )
  1. Dahlan ( Dapil 2  Mamuju , potensi pengsisian ),
  2. Diana Ritonga ( Dapil 4 Mamuju, potensi pengisian MATENG ),
  3. MARZUKI A ( Dapil 5 Mamuju ,  MATENG )
Keterangan : 1 Orang DPRD Mamuju, dan 2 Orang DPRD MATENG,

PKPI
  1. KANDENG M ( Dapil 2 Mamuju )
  2. DHARMA TOAN ( Dapil 3 Mamuju )
  3. Muh. Naim  ( Dapil 4 Mamuju, Potensi Pengisian MATENG )
  4. Tangnga Paliwanan  ( Dapil 5 Mamuju, Potensi Pengisian MATENG )
Keterangan : 2 Orang Anggota DPRD Mamuju, dan 2 Orang MATENG.

PARTAI KEADILAN SEJAHTERA ( PKS )
  1. SYAMSUDDIN ( Dapil 1 Mamuju )
  2. ASDAR ( Dapil 3 Mamuju )
  3. Alhapsi  ( Dapil 5 Mamuju, potensi pengisian MATENG )
Keterangan : 2 Orang anggora DPRD Mamuju, dan 1 Orang MATENG.

REKAPITULASI ANGGOTA DPRD MAMUJU SETELAH PENGISIAN, SESUAI PEROLEHAN KURSI PARTAI :

1. PARTAI DEMOKRAT =  10 ORANG ANGGOTA DPRD
2. PARTAI GOLKAR      =     4 ORANG
3.GERINDRA                  =     2 ORANG,
4. PAN                              =     3 ORANG    
5. PKB                               =    2 ORANG
6. PDI P                            =     2 ORANG,
7.NASDEM                       =     1 ORANG,
8. HANURA                      =    4 ORANG,
9. PBB                               =     2 ORANG,
10. PKPI                            =     2 ORANG,
11. PKS                              =      2 ORANG
12. PPP                               =      1 ORANG

JUMLAH NGGPTA DPRD KAB. MAMUJU SETELAH PENGSIAN =  35 ORANG ANGGOTA DPRD KABUPATEN MAMUJU.

Demikian imformasi ini dan apabila terdapat kesalahan dalam pengetikan , susunan kata atau kalimat , serta nama yang belum termuat  mohon di koreksi melalui komentar untuk penulis edit kembali, terima kasih atas atensi pembaca, Semoga bermanfaat untuk kita semua ***


INILAH 45 ANGGOTA DPRD PROV. SULBAR TERPILIH PRIODE 2014 - 2019

 Disusun Oleh : Muhammad Nur OKT - Mamuju,

Sahabat Pembaca Warta Warga Sulbar, kali ini penulis ingin berbagi imfo penting mengenai Daftar nama-nama 45 Orang Caleg DPRD PROV. SULBAR yang berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Prov. Sulawesi Barat pada ( 25/4/2014 ) telah terpilih menjadi Anggota DPRD Prov. Sulbar priode 2014-2019.

Seperti diketahui bersama bahwa Prov. Sulawesi Barat dibagi kedalam 7 ( tujuh ) Dapil ( Daerah Pemilihan ) yakni Dapil 1 ( Satu ) Kabupaten Mamasa, Dapil 2 ( Dua ) Kab. Polman, Dapil 3 ( tiga ) Kabupaten Polman, Dapil 4 ( empat ) Kabupaten Majene, Dapil 5 ( lima ) Kabupaten Mamuju, Dapil 6 ( enam ) Mamuju Tengah, Dapil 7 ( tujuh ) Kabupaten Mamuju Utara.

BERIKUT DAFTAR NAMA-NAMA CALEG YANG TERPILIH SEBAGAI ANGGOTA DPRD PROV. SULBAR PRIODE 2014-2019 BERDASARKAN PARTAI PENGUSUNG :

PARTAI DEMOKRAT, 10 ORANG, ANGGOTA DEWAN YTH :


  1. IR. YAHUDA - 6.199 SUARA , DARI DAPIL 1 ( SATU ) MAMASA
  2. A. MAPPANGARA,S.Sos,- 5.901 SUARA, DARI DAPIL 2 (DUA ) POLMAN
  3. SYAMSUL SAMAD - 4.206 SUARA, DARI DAPIL 3 ( TIGA ) POLMAN 
  4. Hj. SYAHARIAH, - 10.184 SUARA , DARI DAPIL 4 ( EMPAT ) MAJENE,
  5. Ir. FIRMAN ARGO WARSITO, - 9.393 SUARA , DARI DAPIL 5 ( LIMA ) MAMAUJU,
  6. FATMAWATI L,  -  7.208 SUARA, DAPIL 5 ( LIMA ) MAMUJU,
  7. SUKRI - 5.688 SUARA, DARI DAPIL 5 ( LIMA ) MAMUJU,
  8. HM.ARAS TAMMAUNMI - 17.717 SUARA, DAPIL 6 ( ENAM ) MAMUJU TENGAH,
  9. Drs. H.SUKARDI M. NUR - 2.068 SUARA . DAPIL 6 ( ENAM ) MAMUJU TENGAH,
  10. Ir.H.ABIDIN - 2.898 SUARA, DAPIL 7 ( TUJUH ) MAMUJU UTARA.
PARTAI GOLKAR , 9 ORANG ANGGOTA DEWAN YTH :
  1. SAHARA - 7.329 SUARA, DAPIL 1 ( SATU ) MAMASA,
  2. M. YAMIN SALEH, - 6.332 SUARA, DAPIL 1 ( SATU ) MAMASA,.
  3. Hj. MARINI, - 3.939 SUARA, DAPIL DAPIL 2 ( DUA ) POLMAN,
  4. HAMZAH SUNUBA - 6.471 SUARA, DAPIL 3 ( TIGA ) POLMAN,
  5. Hj. NURUL FUADA - 5.938 SUARA , DAPIL 4 ( EMPAT ) MAJENE,
  6. H. HAMZAH HAPATI HASAN,- 12.636 SUARA, DAPIL 5 ( LIMA ) MAMUJU ,
  7. H. DAMRIS,- 3.442 SUARA, DAPIL 5 ( LIMA ) MAMUJU,
  8. HASTUTI INDRIANI,- 3.750 SUARA DAPIL 6 ( ENAM ) MAMUJU TENGAH,
  9. MARIGUN RASYID - 4.822 SUARA DAPIL 7 ( TUJUH ) MAMUJU UTARA.
PARTAI GERINDRA 6 ORANG ANGGOTA DEWAN YTH :
  1. MUNANDAR, 19.543 SUARA , DAPIL 1 ( SATU ) MAMASA,
  2. SUDIRMAN DARIUS, 7.127 SUARA, DAPIL 1 (SATU ) MAMASA,
  3. JUMIATI MAHMUD, 2.287 SUARA, DAPIL 3 ( TIGA ) POLMAN,
  4. H.ANDI USMAN, 8.539 SUARA, DAPIL 4 ( EMPAT ) MAJENE,
  5. HARIS HALIM SINRING, 2.907 SUARA, DAPIL 6 ( ENAM ) MATENG,
  6. TOMI, 5.214 SUARA, DAPIL 7 ( TUJUH ) MATRA.
PARTAI AMANAT NASIONAL ( PAN ) 5 ORANG ANGGOTA DEWAN YTH :
  1. MUHTAR BELO, 4.125 SUARA, DAPIL 2 ( DUA ) POLMAN,
  2. AJBAR ABDUL KADIR , 5.489 SUARA, DAPIL 3 ( TIGA ) POLMAN,
  3. H. HARUN, 5.477 SUARA, DAPIL 4 ( EMPAT ) MAJENE,
  4. Hj. SALMA Y ANDI ARA, 5.108 SUARA, DAPIL 5 ( LIMA ) MAMUJU,
  5. ARMAN SALIMIN, 2.819 SUARA, DAPIL 7 ( TUJUH ) MATRA,
PDI-P 4 ORANG ANGGOTA DEWAN YTH :
  1. ABD. HALIM , 5.388 SUARA, DAPIL 2 ( DUA ) POLMAN,
  2. H. ITOL SYAIFUL TONRA, 4.115 SUARA, DAPIL 4 ( EMPAT ) MAJENE
  3. AHMAD ISTIQLAL ISMAIL, 6.159 SUARA, DAPIL 5 ( LIMA ) MAMUJU,
  4. RAYU, 3.709 SUARA, DAPIL 7 ( TUJUH ( MATRA,
PARTAI HATI NURANI RAKYAT ( HANURA ) 3 ORANG ANGGORA SEWAN YTH :
  1. MUH. TASRIF, 2.434 SUARA, DAPIL 2 ( DUA ) POLMAN,.
  2. H. ALMALIK PABABARI, 3.121 SUARA , DAPI 5 ( LIMA ) MAMUJU,
  3. MUH. RIZAL SAAL, 3.948 SUARA, DAPIL 7 ( TUJUH ) MATRA.
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN ( PPP )  2 ORANG ANGGOTA DEWAN YTH :
  1. ZADRAK TO TUAN , 4.982 SUARA , DAPIL 1 ( SATU ) MAMASA,
  2. MAHYADDIN MAHDI , 2.842 SUARA, DAPIL 3 ( TIGA ) POLMAN,
NASDEM, 2 ORANG ANGGOTA DEWAN YTH :
  1. H.RISBAR BERLIAN BACHRI, 3.812 SUARA, DAPIL 2 ( DUA ) POLMAN,
  2. ABD. RAHIM , 3.240 SUARA, DAPIL  3 ( TIGA ) POLMAN,
PARTAI KEADILAN SEJAHTERA, 2 ORANG ANGGOTA DEWAN YTH :
  1. ABD. LATIF ABBAS, 2.838 SUARA, DAPIL 2 ( DUA ) POLMAN
  2. YUKI PERMANA,  3.309 SUARA,DAPIL 5 ( LIMA ) MAMUJU
PARTAI KEBANGKITAN BANGSA ( PKB ) 1 ORANG ANGGOTA DEWAN YTH :
  1. WAHYUDDIN, 2.934 SUARA, DAPIL 3 ( TIGA ) POLMAN,
PKPI, 1 ORANG ANGGOTA DEWAN YTH :
  1. H. MUH. TAUFAN 4.665 SUARA , DAPIL 2 ( DUA ) POLMAN.
REKAP JUMLAH ANGGOTA DPRD TERPILIH PROV. SULAWESI BARAT 2014 - 2019 :
1.Partai Demokrat 10 Anggota
2. Partai Golkar       9 Anggota,
3. PartaiGerindra     6 Anggota,
4. PAN                   5 Anggota,
5. PDIP                  4 Anggota,
6. HANURA             3 Anggota,
7. PPP                     2 Anggota,
8.NASDEM               2 Anggota,
9. PKS                      2 Anggota,
10. PKB                    1 Anggota
11.PKPI                     1 Anggota,

JUMLAH ANGGOTA DPRD PROV. SULBAR 45 ORANG.

Baca juga artikel penting terkait " Susunan Anggota Komisi dan Badan ( AKD  DPRD Sulbar 2014 - 219 " )

Demikian pula imfo mengenai Caleg DPRD Provinsi Sulbar yang telah terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat priode 2014 - 2019 sambil menunggu pelantikan, kalau ada yang salah ketik atau salah nama penulis mohon maaf , semoga imformasi ini  bermanfaat bagi kita semua . Amin ***

Sabtu, 24 Mei 2014

INILAH TIM PEMENANGAN JOKOWI - JK VS TIM PEMENANGAN PRABOWO - HATTA DI PILPRES 2014

Dalam Rapat Koordinasi pembentukan Tim sukses pasangan Jokowi - JK  disepakatai untuk mengangkat Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo ditunjuk  menjadi ketua tim pemenangan tersebut. Ia berjanji akan bekerja seoptimal mungkin untuk memenangkan Jokowi-JK di pertarungan pilpres. 

Pasangan Jokowi dan Pa JK dalam Pilpres ini didukung oleh PDI-P, Partai Nasdem, PKB, dan Partai Hanura. INILAH DAFTAR SUSUNAN TIM PEMENANGAN JOKOWI - JK DI PILPRES 2014 dikutip  dari kompas.com (23/5/2014 ) sbb :

Penasihat: Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, dan Ketua Umum Partai Hanura Wiranto.

Pengarah: Sidharto Danusubroto, Hasyim Muzadi, Abdul Azis Mansyur, Dimyati Rais, Puan Maharani, Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono, As'ad Said Ali, Jenderal TNI (Purn) Luhut Panjaitan, Laksamana (Purn) Tedjo Edi, Letjen TNI (Purn) Farid Zainuddin, Marsekal Madya (Purn) Ian Santoso, Pramono Anung, Sutrisno Bachir, Andi Muawiyah Ramli, dan Nurhayati Said Aqil Siradj.

Ketua Tim: Sekjen DPP PDI-P Tjahjo Kumolo.

Badan Pemenangan Pemilu Presiden: Puan Maharani, Victor B Laiskodat, Marwan Jafar, Chairuddin Ismail, Andi Widjajanto, Sekjen DPP Partai Nasdem Patrice Rio Capella, Sekjen DPP PKB Imam Nachrowi, dan Sekjen Partai Hanura Dossy Iskandar.

Penghubung Partai: Achmad Basarah, Siti Nurbaya, Hanif Dahiri, Saleh Husin Bendahara Didit MP Juru Bicara Hasto Kristiyanto, Abdul Kadir Karding, Anis Baswedan, Ferry Mursyidan Baldan, Khofiffah Indar Parawansa, dan Syarifuddin Sudding.

Tim Ahli: Sukardi Rinakit, Andreas Pareira, Arie Sumarmo, Arief Budimanta, Ady Prasetyono, Heri Achmadi, Ida Fauziah, M Prakosa, Muhtosim Arief, Musdah Mulia, Pataniari Siahaan, Rizal Sukma, Syaifullah Mashum, Sakti Wahyu Trenggono, Sihar Sitorus, dan Silverius Sonny.

Tim Survei: Dolfie, Abdul Malik Haramain, Chris Watubun, M Fariza, Y Irawady, Harry Ashar, Hendra Kusumah, Sarwoto, Susaningtyas Nero Handayani Kertopati, dan Yunandar Perwira.

Tim Debat: Maruarar Sirait, Akbar Faisal, Helmi Faisal Zaini, Poempida Hidayatullah, dan Samual Watimena.

Tim Penggalangan: Jenderal TNI (Purn) Farchrul Rozi, Ameliiyani, Budiman Sudjatmiko (desa), Christine Hakim (budaya), Djafar Badjeber, Edy Junaidi, Franky Sibarani (pengusaha), Iqbal Alan Abdullah, Mindo Sianipar (tani dan nelayan), Puti Guntur Soekarno (guru), Richard Samberra dan Utut Adianto (atlet), Rieke Diah Pitaloka (buruh), dan Samuel Koto.

Tim Penggerak Pemilih: Bambang Wuryanto, Abdul Munir Malkan, Imam Addaraqutni, Izzul Musliman, Willy Aditya, dan Zainul Munasihin.

Tim Saksi: Djarot S Hidayat, Enggartiasto L, Jazilul Fuwaid, dan Prasetyo.

Tim Kampanye: Aria Bima, Effendi Simbolon, Fathan Subhi, dan Sri Sajekti Sudjudnadi.

Tim Media: Saur Hutabarat, Adi Satryo, Erwin Setiawan, F Reza, Kiki Taher, Salomo R Damanik, dan Setia Prijono.

Tim Media Sosial: Romanus Sumaryo dan Anton DH Nugrahanto.

Tim Kreatif: Triawan Munaf dan Lukmanul Hakim.

Tim Hukum (Umum): Henry Yosodiningrat, Alexander Lay, Anwar Rahman, Firman Daeli, Gusti Randa, OC Kaligis, Riska Mariska, Sirra Prayuda, Susilo AB, Taufik Basari, Teguh Samudera, dan Trimedya Panjaitan.

Tim Hukum (Khusus): Da'i Bachtiar, Peter Wattimena, Tritamtomo, dan TB Hasanuddin.

Tim Logistik: Budianto Tjen, Chusnunia Halim, dan Deddy Patiwiri.

Tim Relawan: Eriko Sutarduga, Danny Safnawawi, Dedi Ramanta, Eko Sulistyo, Eva Kusuma Sundari, Hasanudin Wahid, Komarudin Watubun, Martin Manurung, Najamuddin Ramly, Sandy Nayoan, Syahrial Yusuf, Teten Masduki, dan Wishnu Dewanto.


Sedang dari Dokumen yang diperoleh WWS di Media online Inilah Daftar Nama-Nama Tim Sukses ( Pmenangan Pa Prabowo - Pa Hatta Rajasa yang didukung oleh Gerindra, PAN, PKS, GOLKAR , PPP DAN PBB :

- Ketua Umum Tim Pemenangan: H.M.Mahfud MD
- Wakil Ketua Umum Tim Pemenangan: Jenderal TNI (Purn) George Toisutta
- Ketua Pelaksana Harian Tim Pemenangan: Zulkifli Hasan
- Sekretaris Umum Tim Pemenangan: Fadli Zon, M.Sc
- Bendahara Umum Tim Pemenangan: T.A.Muliatna Djiwandono.

Selain itu, ketua umum atau sebutan apapun, dari semua partai pengusung (Gerindra, PAN, PKS, PPP, Golkar, PBB), otomatis menjadi Dewan Penasehat Tim Pemenangan. Lalu, sekjen setiap partai pengusung, secara otomatis menjadi Wakil Ketua Umum Tim Pemenangan.

Surat Ketetapan Pembentukan Tim Pemenangan   ditanda tangani oleh Prabowo dan Hatta pada 20 Mei 2014, dan dalam waktu yang tidak lama kabarnya Tim Pemenangan ini akan ditambah dan
dilengkapi sebagaimana mestinya **

SEMOGA BERMANFAAT.

Diolah Dari berbagai sumber ***

Kamis, 17 April 2014

CALEG DPRI RI DARI DEMOKRAT HJ.SITTI SULFIAH SUHARDI,S.KED UNGGUL TELAK DI MAMUJU



 Hj. Sitti Sulfiah Suhardi, S.Ked didampingi Ibundanya Ibu Hj. Harsinah Suhardi ( foto : M.Nur Okt ) 
Hasil sementara Real Qount lewat penelusuran di Media Center Internal Partai Demokrat yang dirilis dari sebuah sistem yang terintegrasi, dengan dasar input data formulir C.1 margin eror sekitar 2,5 % , hasil sementara yang terdata hari ini Kamis, 17 April 2014 sekitar jam. 16.30 Wita untuk DPRI RI Caleg No. Urut 2 dari Partai Demokrat Dapil Sulbar Hj. Sitti Sulfiah Suhardi,S.Ked unggul telak di Dapil Mamuju dengan meraup suara sebanyak 36.042 suara yang berasal  dari  657 TPS   DARI  800 TPS yang ada di Dapil V dan VI.

Sementara ditempat kedua ada Caleg No. 2 dari Partai Golkar Ibu Hj.Eny Anggraeni dengan torehan 18.875, disusul ditempat ke-3 Caleg No.1 Partai Golkar  Bpk. Drs. Ibnu Munzir dengan perolehan 10.259 Suara, Dirga Singkarru dari Pan ditempat ketiga dengan 10.233 Suara, sedang Caleg No. urut 1 Partai Demokrat Bapak Salim S. Mengga dengan 8.407 suara.

Sementara itu  Media Center DPD Partai Demokrat Sulbar menyebutkan bahwa " Walau masih ada 2 Kabupaten yang belum melaporkan secara lengkap perolehan suara untuk Caleg DPR RI yaitu Polman dan Mamasa , serta masih ada puluhan Tps yang datanya belum dikases namun dapat dipastikan Demokrat SULBAR sudah mendapatkan SATU tiket menuju SENAYAN ****

Baca juga "  Caleg DPR RI Gerindra unggul sementara di Polman "

Minggu, 02 Februari 2014

INILAH 4 WARISAN PEMERINTAHAN MASA LALU YANG BERHASIL DISELESAIKAN PADA PEMERINTAHAN PA SBY YANG DIDUKUNG DEMOKRAT


Ilustrasi Gambar Caleg DPRI RI Dapil Sulbar


Editor Oleh : Muhammad Nur ( OKT ) Kabag Media Bapilu DPD Partai Demokrat Sulawesi Barat .

Mungkin ada diantara kita yang masih belum paham sehingga masih  bertanya-tanya sendiri dalam hati apa saja sich yang telah dicapai dan berhasil diselesaikan selama Pemerintahan Bapak Presiden SBY yang didukung penuh oleh Partai Demokrat dari kurun wakru 2004 - 2009 , 2009 - 20014 , dari hasil penelusuran dari sumber-sumber yang kredibel dan sangat layak dipercaya  lewat artikel ini penulis ingin menyampaikan kepada pembaca secara gamblang dan langsung pada substansi HASIL CAPAIAN PEMERINTAHAN PA SBY yang kami awali dari ' WARISAN MASAALAH MASA LALU ( PEMERINTAHAN SEBELUMNYA ) YANG DAPAT DIATASI ATAU DISELESAIKAN PADA PEMERINTAHAN PA SBY PADA KABINET INDONESIA BERSATU JILID 1 DAN JILID 2"  seperti ini :
  1. HUTANG INDONESIA KEPADA DUNIA ( IMF ) sebesar Rp. 69 Triliyun berhasil dilunasi dan CGI badan yang mendikte Indonesia DIBUBARKAN.
  2. SETELAH 32 TAHUN KOMFLIK BERSENJATA DI ACEH BERHASIL DIPADAMKAN,
  3. SISA KONFLIK DENGAN TIMOR LESTE BISA DISELESAIKAN DENGAN BAIK,
  4. SANGSI DAN EMBARGO MILITER Terhadap INDONESIA setelah 12 Tahun berhasil dicabut dan DIAKHIRI.
Itulah Warisan Permasalahan Pemerintahan sebelumnya yang berhasil diatasi pada Pemerintahan Pa SBY melalui Kabinet Indonesia Bersatu yang didukung penuh oleh Partai Demokrat, hasil capaian Pemerintahan SBY selanjutnya penulis akan sampaikan melalui tulisan di Blog  ini sebagai bahan refrensi bagi mereka yang belum mengetahui mengenai  catatan sejarah perjalanan Bangsa dan Negara dibawah Pemerintahan Pa SBY semoga bermanfaat***

Jumat, 03 Januari 2014

JANGAN BINGUNG INILAH PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL ( JKN ) - BPJS - KESEHATAN

Sebagaimana diketahui bersama bahwa pada Rabu, tanggal 1 Januari 2014  BPJS  di lounching secara bersamaan di seluruh Indonesia, walau begitu masih ada saja masyarakat kita yang belum mengetahui tentang apa sih sebenarnya BPJS - Kesehatan itu ?

Agar tidak salah alamat, salah kaprah dan salah pengertian penulis berusaha mencari bahan penulisan tentang BPJS yang sangat erat hubungannya dengan pengobatan dan pengobatan gratis bagi masyarakat kurang mampu, tentu untuk menuliskan secara singkat, karena untuk menuliskan secara full kondisi  dan situasi tidak memungkinkan namanya juga artikel harusnya habis dalam sekali baca.

BPJS  adalah kependekan dari (  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial )   dasar hukum pembentukan BPJS adalah  untuk menyelenggarakan program Jaminan Sosial di Indonesia , adalah Undang-undang Nomor 40 Tahun 2004, dan UU Nomor 24 Tahun 2011,   BPJS adalah  badan hukum nirlaba.

Selanjutnya Undang-undang Nomor 24 Tahun 2011, BPJS akan menggantikan sejumlah lembaga jaminan sosial yang ada di Indonesia yaitu lembaga asuransi jaminan kesehatan PT Askes  dan lembaga jaminan sosial ketenaga kerjaan PT Jamsostek  Transformasi PT Askes dan PT Jamsostek menjadi BPJS dilakukan secara bertahap. BPJS merupakan implementasi dari diberlakukannya UU No 24 tahun 2011 tentang BPJS dan UU No 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

Perlu diketahui bahwa Institusi BPJS bertanggung jawab langsung kepada Presiden, sedangkan  Kantor Pusat BPJS ada di Jakarta dan  memiliki kantor perwakilan di tingkat provinsi serta kantor cabang di tingkat kabupaten kota.

JAMINAN KESEHATAN NASIONAL ( JKN ) Merupakan bagian dari Sistem Jaminan Sosial Nasional ( SJSN ) yang diselenggarakan dengan menggunakan mekanisme asuransi kesehatan sosial yang bersifat wajib ( mondatory ) berdasarkan Undang - Undang No. 40 Tahun 2004 tentang SJSN dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar kesehatan masyarakat yang layak diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran atau iuranya di bayar oleh pemerintah.
Tentu masyarakat awam masih ada yang belum tahun dan tentu perlu mengetahui  Siapa sajakah yang menjadi Peserta BPJS- Kesehatan dan JKN , Menurut Kepala Pusat Pembiayaan Jaminan Kesehatan, Drg. Usman Sumantri, MSc, yang dilansir dibeberapa media dan Saya kutip untuk pembaca ada dua kelompok peserta yang dikelola BPJS Kesehatan, yaitu peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan peserta non-PBI. Peserta PBI terdiri dari fakir miskin dan orang tak mampu. Sedangkan peserta non-PBI, terdiri dari para Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), anggota Kepolisian Republik Indonesia, karyawan perusahaan swasta, pekerja mandiri, bukan pekerja seperti veteran, penerima pensiun, dan lain-lain.

Sedang JKN  ( Jaminan Kesehatan Nasional ) merupakan program pelayanan kesehatan terbaru yang yang menggunakan sistem asuransi. Artinya, seluruh warga Indonesia nantinya wajib menyisihkan sebagian kecil uangnya untuk jaminan kesehatan di masa depan.

Bagaimana dengan rakyat miskin? Tidak perlu khawatir, semua rakyat miskin atau PBI (Penerima Bantuan Iuran) ditanggung kesehatannya oleh pemerintah. Sehingga tidak ada alasan lagi bagi rakyat miskin untuk memeriksakan penyakitnya ke fasilitas kesehatan. Antara JKN dan BPJS tentu berbeda. JKN merupakan nama programnya, sedangkan BPJS merupakan badan penyelenggaranya yang kinerjanya nanti diawasi oleh DJSN (Dewan Jaminan Sosial Nasional).
Kalau anda bertanya-tanya siapa sajakah yang akan menjadi peserta JKN ?  maka jawabannya adalah seluruh lapisan masyarakat Indonesia melalui JKN qakan dijamin kesehatannya.  kepesertaanya masyarakat sifatnya wajib termasuk juga masyarakat tidak mampu karena metode pembiayaan kesehatan individu yang ditanggung pemerintah.

Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2013,  jenis Iuran dibagi menjadi: Besarnya Iuran yang akan dibayarkan oleh Pemerintah untuk masyarakat yang didaftarkan oleh Pemerintah daerah dan  dibayar oleh Pemerintah Daerah (orang miskin dan tidak mampu), Iuran Jaminan Kesehatan bagi peserta Pekerja Penerima Upah (PNS, Anggota TNI/POLRI, Pejabat Negara, Pegawai pemerintah non pegawai negeri dan pegawai swasta) dibayar oleh Pemberi Kerja yang dipotong langsung dari gaji bulanan yang diterimanya, serta Pekerja Bukan Penerima Upah (pekerja di luar hubungan kerja atau pekerja mandiri) dan Peserta bukan Pekerja (investor, perusahaan, penerima pensiun, veteran, perintis kemerdekaan, janda, duda, anak yatim piatu dari veteran atau perintis kemerdekaan) dibayar oleh Peserta yang bersangkutan.

Besarnya Iuran BPJS-JKN  :
  1. Untuk Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) Anggota TNI, Anggota Polri, Pejabat Negara, dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri akan dipotong sebesar 5 persen dari gaji atau Upah per bulan, dengan ketentuan 3 persen dibayar oleh pemberi kerja, dan 2 persen dibayar oleh peserta.
    Tapi iuran tidak dipotong sebesar demikian secara sekaligus. Karena secara bertahap akan dilakukan dari 1 Januari 2014 – 30 Juni 2015 adalah pemotongan 4 persen dari Gaji atau Upah per bulan, dengan ketentuan 4 persen dibayar oleh Pemberi Kerja dan 0,5 persen dibayar oleh Peserta.

    Namun mulai 1 Juli 2015, pembayaran iuran 5 persen dari Gaji atau Upah per bulan itu menjadi 4 persen dibayar oleh Pemberi Kerja dan 1 persen oleh Peserta.
    Sementara bagi peserta perorangan akan membayar iuran sebesar kemampuan dan kebutuhannya. Untuk saat ini sudah ditetapkan bahwa:
    - Untuk mendapat fasilitas kelas I dikenai iuran Rp 59.500 per orang per bulan
    - Untuk mendapat fasilitas kelas II dikenai iuran Rp 42.500 per orang per bulan
    - Untuk mendapat fasilitas kelas III dikenai iuran Rp 25.500 per orang per bulan
    Pembayaran iuran ini dilakukan paling lambat tanggal 10 setiap bulan dan apabila ada keterlambatan dikenakan denda administratif sebesar 2 persen dari total iuran yang tertunggak paling banyak untuk waktu 3 (tiga) bulan. Dan besaran iuran Jaminan Kesehatan ditinjau paling lama dua tahun sekali yang ditetapkan dengan Peraturan Presiden.
  2. Adapun fasilitas yang akan diterima bila peserta JKN berobat adalah untuk Pekerja Penerima bantuan Iuran, :
- Pekerja penerima upah ( PNS, Anggota TNI/POLRI, Pejabat Negara, Pegawai Pemerintah non Pegawai Negeri dan Pegawai Swasta, akan mendapatkan pelayanan kelas I dan II
- Pekerja bukan penerima upah (Pekerja di luar hubungan kerja atau pekerja mandiri, karyawan swasta) akan mendapatkan pelayanan kelas I, II dan III sesuai dengan premi dan kelas perawatan yang dipilih.
- Bukan pekerja (investor, pemberi kerja, penerima pensiun, veteran, perintis kemerdekaan serta janda, duda, anak yatim piatu dari veteran atau perintis kemerdekaan. Termasuk juga wirausahawan, petani, nelayan, pembantu rumah tangga, pedagang keliling dan sebagainya) bisa mendapatkan kelas layanan kesehatan I, II, dan III sesuai dengan premi dan kelas perawatan yang dipilih.

Untuk jelas dan terinci dan lengkap baca langsung dari sumber klik "
Pertanyaan Dasar seputar BPJS -Kesehatan dan JKN " 
serta  Buku pegangan Sosialisasi JAMINAN KESEHATAN NASIONAL ( JKN ) dalam sistim Jaminan Sosial Nasional DISINI *

BLOG WARTA WARGA SULBAR TANPA PAMRIH DATANG TURUT SERTA UNTUK MENSOSIALISASIKAN PROGRAM PEMERINTAH YANG SANGAT BERMANFAAT INI UNTUK KEMASLAHATAN KITA SEMUA, KATA ORANG BIJAK TAK KENAL MAKA TAK SAYANG***

Minggu, 29 Desember 2013

KENANGAN KISAH TROMPET DAN TAHUN BARU



Ilustrasi gambar sumber kompasiana


Mengenang kembali  persiapan jelang malam Tahun Baru  2012  dan 2013  yang lalu saya terpaksa hanya bekerja di Kantor sampai siang, mau bantu-bantu isteri mempersiapkan segala sesuatunya untuk penyambutan Tahun Baru,tenda didirikan, kursi-kursi diatur dihalaman Kompleks didepan rumah, layar LCD untuk putar film ( Nonbar ) atau bernyanyi karaoke juga sudah terpasang, Ibu-Ibu memasak bersama di dapur. Itu pada tahun-tahun sebelumnya.

Tiba-tiba anak saya yang dua orang datang memanggil saya, katanya Kembang api dan Trompet belum sempat dibeli oleh Ibu, mendengar rengekan mereka, saya lalu bergegas mengganti pakaian dan mengantar mereka ketempat para penjajah di jalan utama Kota, hanya 15 menit kemudian kami bertiga sampai ketempat tujuan.

Yang menakjubkan sepanjang sekitar 1 kilometer berjejer para penjual musiman ini menggelar dagangannya yang hanya sejenis apalagi kalau bukan trompet warna-warni, dengan berbagai bentuk ada yang berwarna silver, biru, hijau, kuning, merah, ungu, serta warna-warni terang metalic, dalam berbagai bentuk dan model, yang biasa standard bentuknya seperti corong lurus-lurus saja harganya antara 7.500 sampai 10 ribuan, tapi yang berbentuk saxsafon, Mellofon, klarinet, agak mahal antara 10 ribu sampai 15 ribu rupiah. dan yang paling mahal yang bentuknya Frenc Horn, melilit-lilit membentuk lingkaran agak besar masih terbuat dari karton dan kertas metalic ini bisa mencapai 20 ribu rupiah. Padahal di hari-hari biasa para pedagang ini , satupun tak ada yang nampak di jalan poros yang menghubungkan beberapa Provinsi di Sulawesi.

Selesai saya bayar kami bertiga lalu menuju ke Pasar Baru, tempat para penjual Kembang api mangkal, sesampai disana, setalah memilih kembang api yang tidak berbahaya dan tidak mengeluarkan letusan yang besar, kami pun pulang ke rumah.
Persiapan tempat penyambutan sudah terpasang, makanan sudah siap, Trompet dan kembang  api sudah ada, tinggal bersiap menanti datangnya Tahun baru dengan harapan yang baru, bagaimana dengan tahun Kuda 2014 ? **